Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts
KISAH SEORANG WANITA : AKU MELAKUKAN KEBODOHAN YANG SAMA.
Cerita ini paling tidak menjadi pembelajaran, mungkin secara khusus untuk wanita. Kisah pengakuan yang menyentuh. Seorang wanita yang begitu mudah jatuh kepelukan lelaki dan beberapa kali merasa melakukan kebodohan yang sama. Mari belajar dari masa lalu. Cerita ini kuambil dari milis i-kan-untuk-revival@hub.xc.org
Sesuai dengan ijasah yang aku miliki, selesai kuliah dari IKIP aku mengajar di sebuah Sekolah Yayasan milik sebuah perusahaan. Dan beberapa bulan kemudian aku bertemu dengan seseorang yang satu profesi denganku, kami berpacaran kurang lebih selama dua tahunan, tapi keadaan memaksa kami harus berpisah, walau keputusan ini sangat tidak adil bagi kami berdua.
Karena hutang budi dia terpaksa menikah dengan anak majikan dimana selama ini ayah nya menjadi sopir pribadi. Gadis itu begitu mencintainya, dan aku tidak punya pilihan selain melepaskan kekasihku menjadi milik orang lain. Inilah awal kehancuran hidupku yang PERTAMA ! Aku sangat mencintainya, telah ku berikan hatiku seutuhnya padanya, dia tidak hanya baik hati dan perhatian, yang lebih penting dia juga aktip dipelayanan tempat kami beribadah.
Dengan hati yang masih porak-poranda, aku memberanikan diri menerima kehadiran seseorang didalam hidupku, dan inilah kehancuran hidupku yang ke DUA ! Setelah kami telah memesan baju pengantin, mencari-cari gedung resepsi, entah kenapa hubungan kami tiba-tiba menjadi hambar, tidak mungkin lagi diteruskan dan kami pun akhirnya berpisah.
Cukup lama aku menutup hatiku,aku mengunci pintu hatiku begitu kuatnya, aku tidak punya keberanian untuk memulai hubungan yang baru. Walau ada beberapa orang yang mencoba memasuki hidupku tapi aku memperlakukan mereka hanya sebatas teman. Disaat aku terluka, hadir seorang pria yang tidak lagi sendiri menawarkan persahabatan padaku, yang selalu punya waktu mendengarkan keluhanku, yang selalu siap menghapus air mataku .. . . inilah awal kehancuran hidupku yang keTIGA !
Lelaki itu bernama Abin ! Awalnya, hubungan kami sebatas teman biasa, tapi lambat laun mulai timbul rasa simpatik dan di susul perasaan debar-debar saat aku menatap matanya, mulai timbul rasa kangen jika tidak mendengar suaranya dan aku mulai cemburu jika aku mengetahui dia berbicara dengan istrinya, walau hanya di telephone. Beberapa bulan setelah melewati beberapa proses, aku resmi menjadi kekasihnya, bersedia menjadi orang kedua dalam kehidupannya.
Ini semua salahku, mengijinkan hatiku di selami oleh lelaki yang sudah menjadi milik orang lain dan telah memiliki dua orang anak. "Secepatnya aku akan menceraikan istriku ! Hubungan kami sudah hambar, rasanya tidak baik untuk dipertahankan", itu janji yang dia utarakan padaku satu setengah tahun yang lalu, dan ternyata hingga kini tidak terealisasi. Sepanjang satu tahun aku sangat menikmati hubungan kami, lambat laun aku bisa melupakan pengalaman masa laluku yang kelam, walau tak jarang aku mendengar omongan sinis atas hubungan kami yang tidak wajar.
Hubunganku dengan Abin belum melangkah jauh, dia menghormatiku bahkan sikapnya jauh lebih baik dan perhatian dibanding laki-laki sebelumnya yang mengisi hidupku. Aku menyadari selagi aku masih bersamanya, sulit bagiku untuk membina hubungan dengan lelaki yang masih lajang. Belum lagi omongan miring yang mengatakan kalau aku pasti sudah lagi perawan ! ! Satu setengah tahun aku menanti Abin menceraikan istrinya, namun sampai kini tidak terbukti.
Saat aku menagih janjinya, kapan kami akan menikah, tampa berprasaan dia berkata padaku, "aku tidak mungkin menceraikannya, kalau kami cerai bagaimana dengan anak-anak. Aku tidak mau berpisah dengan anak-anakku". Sambil menahan tangis, aku hanya diam mendenger penjelasannya, untuk saat ini aku belum mampu berpisah dengannya dan belum tentu aku bisa menemukan lelaki sebaik dia. Enam bulan setelah dia mengatakan bahwa tidak mungkin menceraikan istrinya, aku bertemu dengan seseorang yang menarik perhatianku.
Dia berasal dari Sumatra ! Dari teman-teman aku tau namanya David, pembawaannya sangat berbeda dengan Abin, kalau Abin selalu lembut saat berbicara padaku, mampu membuat pipiku bersemu merah dengan pujian-pujiannya yang tidak norak, sementara David cendrung kasar tapi aku tau dia lelaki yang baik dan bertanggung jawab.
Aku tidak mau terus menerus digantung oleh cinta Abin, maka aku putuskan membuka hatiku untuk David, tapi ternyata Abin tidak setuju kalau kami putus dan memberikan cintaku pada orang lain. Dia berubah menjadi kasar, tidak hanya memaki-makiku tapi juga memukulku. Dengan muka merah Abin menatapku dan berkata, "aku tidak rela kamu menjadi milik orang lain, aku memang tidak bisa menceraikan istriku tapi di agamaku diijinkan memiliki lebih dari satu orang istri. kalau kamu memang cinta padaku, kita bisa menikah bulan depan ! ! ".
Aku memang mencintai Abin, tapi aku tidak mau menjadi istri kedua dan yang terpenting saat ini aku mulai menyukai David. Walau Abin mengancam akan membunuhku dan David kalau sampai menghianatinya, tapi aku tidak perduli, aku tetap membina hubungan dengan David. Suatu hari aku diajak keluar kota oleh David, banyak hal yang kami bincangkan soal hubungan kami kedepan, dan dari omongannya aku tau dia tidak main-main dengan hubungan kami.
Karena kami tiba di kota kami sudah larut malam, dengan pertimbangan tidak enak dilihat teman-teman kosku dan tetanggan kalau aku diantar lelaki subuh, maka dia memintaku untuk tinggal dirumahnya dan besok pagi aku akan diantar pulang. Aku menerima sarannya dengan pertimbangan aku sangat yakin dia mencintaiku jadi tidak mungkin dia berniat merusakku, lagipula alasan dia memintaku menginap di rumahnya cukup masuk akal Aku tidur dikamarnya sementara dia diruang tamu. Tapi, baru beberapa jam aku membaringkan tubuhku, tiba-tiba
David mendekapku begitu erat dan aku di PERKOSA ! ! inilah awal kehancuranku yang ke EMPAT ! ! Dia memperkosaku berkali-kali, aku terlalu lelah untuk melawan karena semakin aku meronta-ronta dia semakin kuat mendekapku, aku hanya bisa menangis dan menyesali kebodohanku. Di sela-sela tangis, aku bertanya kenapa dia tega memperkosaku. Pandangannya begitu sinis, tampa expresi dia menjawab pertanyaanku," kamu sudah tidak PERAWAN lagi kan ? kegadisanmu sudah direngut oleh Abin ! !.
Beberapa hari yang lalu, Abin menemuiku, memintaku meninggalkanmu dan saat aku menolak permintaanku dia mentertawaiku". Kata Abin , "kamu sudah mendapat barang bekas, yang sudah aku pakai selama dua tahun ! kalau tidak percaya bisa kamu buktikan kebenarannya .. . .kamu ajak dia tidur ! ! " Aku pulang ke kosku sendirian, aku tidak ingin lelaki bejat itu mengantarku pulang ! Aku membencinya ! ! ! Setelah peristiwa malam itu, aku tidak ingin bertemu dengan siapapun juga dan yang lebih menyakitkan lagi Abin mentertawai apa yang aku alami, dia puas telah menghancurkan hidupku.
Aku benci laki-laki ! ! ! aku menjadi tertutup dan kehilangan semangat untuk hidup. . . .. Aku larut dengan kesedihanku, tak terpikir olehku bahwa hasil perkosaan malam itu bisa membuatku hamil, dan memang benar ! Aku HAMIL ! Aku berharap David bahagia dengan khabar ini, tapi ternyata yang aku dapat hanya makian. Sambil tertawa sinis, dia berkata padaku,"kamu salah kalau datang padaku, apa bukti kalau aku ayah biologis dari bayi yang ada dikandunganmu ! ! sudah pergi sana, dasar pelacur !"
Aku pikir suatu saat dia akan berubah dan menyadari kalau apa yang dia lakukan salah, tapi ternyata itu hanya harapan belaka. Saat aku mencoba mengunjunginya untuk kedua kalinya, ternyata dia sudah berhenti dari pekerjaannya dan kembali ke Medan. Pupuslah sudah harapanku, aku harus menanggung aib ini sendirian. Aku panik dan berusaha menggugurkan janin yang tidak berdoa ini dengan meminum jamu yang aku harap bisa menjatuhkan janin yang ada di rahimku. Suatu sore, saat mandi aku lihat ada gumpalan darah dilantai, aku senang sekali karena terlepas dari aib hamil diluar nikah.
Tapi ternyata rahimku belum bersih, masih ada yang tersisa dan harus di bersihkan "kerok" oleh dokter. Keteledoranku sangat fatal dan aku baru menyadarinya saat aku ditemukan jatuh pingsan tepat didepan dokter praktek kandungan. Aku tau ini bukan kebetulan, tapi Tuhan masih sayang padaku. Ternyata sisa janin yang ada di rahimku telah membentuk jaringan, dan kalau tidak dibersihkan "kerok", jaringan itu akan membusuk dan bisa menyebabkan kematian bagiku.
Belum selesai masalah yang aku tanggung, aku mendapat khabar yang lebih membuatku terpuruk, perusahaan tempatku bekerja bangkrut dan beberapa karyawan harus di PHK, salah satunya adalah aku. Aku kehilangan segala-galanya, aku tidak punya keberanian untuk kembali ke orang tuaku, aku tidak ingin orang tuaku kecewa apalagi papa sudah tua.
Aku putuskan untuk bertahan dan mencari pekerjaan yang baru. Aku cukup lama menjadi pengangguran, aku mencoba memulai hidup yang baru, dan kesabaranku tidak sia-sia, aku akhirnya mendapatkan pekerjaan yang baru, walau gajinya lebih kecil dibanding tempatku dulu bekerja. Aku pindah kos dan bergabung dengan teman-teman yang tidak tau masa laluku, dan inilah awal kehancuranku yang ke LIMA !
Aku belum mampu melupakan kepahitan yang aku alami, diperkosa oleh kekasih sendiri, di hianati oleh orang yang aku cintai. Aku masih sering meratapi nasibku, bersungut-sungut dengan kesialan yang aku alami. Dalam situasi labil, aku bertemu dengan Darma, sama seperti lelaki sebelumnya dia sangat baik dan perhatian. Dan aku melakukan kebodohan yang sama, aku tidur dengannya dan aku HAMIL untuk kedua kalinya. Dia berjanji menikahiku tapi kami belum cukup dana untuk menikah, dan saat usia kandunganku sudah tujuh bulan kami pulang kampung menemui orang tuaku.
Aku begitu bahagia, karena sebentar lagi akan punya keluarga, aku berjanji menjadi ibu dan istri yang baik. Tapi kembali hatiku tersayat-sayat, orang tua Darma tidak menyetujui pernikahan kami, dengan alasan aku bukan wanita yang pantas untuk anak lelakinya. Darma diminta meninggalkanku dan yang lebih menyakitkan lagi dia mengikuti permintaan orang tuanya. Dia meninggalkanku dan anak kami yang akan lahir kedunia satu bulan lagi.
Aku tak mampu lagi untuk menangis, aku tak mampu lagi untuk marah, aku tak mampu lagi untuk mengutuk orang-orang yang telah menghancurkan hidupku. Tidak ada gunanya menyalahkan orang lain menjadi penyebab kegagalanku, aku harus bangkit dari belengu rasa bersalah pada diri sendiri. Satu bulan kemudian, anakku lahir kedunia, dia begitu manis, lucu dan cantik . . . . Aku tidak ingin kesalahan yang ibunya lakukan menimpa anakku.
Sudah cukup kesalahan yang aku lakukan selama ini, aku ingin memulai hidup yang baru dan membesarkan anakku.
[Aku tidak mungkin bisa melupakan kejadian dimasa lalu, tapi aku belajar untuk melupakan dan memaafkan]
written by Sari Tarigan
CERITA SEDIH : JUAL KEPERAWANAN UNTUK MENGOBATI IBU SAKIT
Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe Wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
� Maaf, nona � Apakah anda sedang menunggu seseorang? �
� Tidak! � Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
� Lantas untuk apa anda duduk di sini?�
� Apakah tidak boleh? � Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam.
� Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami. �
� Maksud, bapak? �
� Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini �
� Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual �, Kata wanita itu dengan suara lambat.
� Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? �
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada Barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.
� Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. �
� Saya ingin menjual diri saya, � Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
� Mari ikut saya, � Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
� Apakah anda serius? �
� Saya serius � Jawab wanita itu tegas.
� Berapa tarif yang anda minta? �
� Setinggi-tingginya. . �
� Mengapa? � Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
� Saya masih perawan �
� Perawan? � Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..Pikirnya
� Bagaimana saya tahu anda masih perawan? �
� Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan � �
� Kalau tidak terbukti? �
� Tidak usah bayar � �
� Baiklah � � Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
� Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. �
� Cobalah. �
� Berapa tarif yang diminta? �
� Setinggi-tingginya. �
� Berapa? �
� Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? �
� Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. �
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
� Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?�
� Tidak adakah yang lebih tinggi? �
� Ini termasuk yang tertinggi, � Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
� Saya ingin yang lebih tinggi� �
� Baiklah. Tunggu disini � � Petugas satpam itu berlalu.
Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
� Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? �
� Tidak adakah yang lebih tinggi? �
� Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh � �
� Saya ingin tawaran tertinggi � � Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.
� Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli.� Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.
� Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? � Kata petugas satpam itu dengan sopan. Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu �
� Berapa? � Tanya pria itu kepada Wanita itu.
� Setinggi-tingginya � Jawab wanita itu dengan tegas.
� Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? � Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
� Rp.. 6 juta, tuan �
� Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. �
Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
� Bagaimana? � tanya pria itu.
� Saya ingin lebih tinggi lagi � � Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
� Bawa pergi wanita ini. � Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
� Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? �
� Tentu! �
� Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu � �
� Saya minta yang lebih tinggi lagi � �
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
� Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. �
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.
� Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup? � Terdengar suara pria itu berbicara. Wajah pria itu nampak masam seketika.
� Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang? �
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu. Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu:
� Pak, apakah anda butuh wanita � ??? �
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan
wajahnya.
� Ada wanita yang duduk disana, � Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.
�Dia masih perawan.. �
Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.
� Benarkah itu? �
� Benar, pak. �
� Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu � �
� Dengan senang hati. Tapi, pak �Wanita itu minta harga setinggi tingginya. �
� Saya tidak peduli � � Pria itu menjawab dengan tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
� Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah �. � Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
� Mari kita bicara di kamar saja. � Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu. Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar �
� Beritahu berapa harga yang kamu minta? �
� Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit �
� Maksud kamu? �
� Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih �. �
� Hanya itu � �
� Ya �! �
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.
� Siapa nama kamu? �
� Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar � � Kata wanita itu.
� Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. �
�Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! �
� Ada ! � Kata pria itu seketika.
� Sebutkan! �
� Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah � � Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
� Saya tidak mengerti � �
� Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar � �
� Dan, apakah bapak ikhlas�? �
� Apakah uang itu kurang? �
� Lebih dari cukup, pak � �
� Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? �
� Silahkan � �
� Mengapa kamu begitu beraninya � �
� Siapa bilang saya berani. Saya takut pak � Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` � Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan � �
� Keyakinan apa? �
� Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita � � Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar. Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
� Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ��
� Kesadaran� � .. . .
Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
� Kamu sudah pulang, nak �
� Ya, bu � �
� Kemana saja kamu, nak � ??? �
� Menjual sesuatu, bu � �
� Apa yang kamu jual? � Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum �
Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan �.
� Kini saatnya ibu untuk berobat � �
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata:
� Tuhan telah membeli yang saya jual� �.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi:
� Antar kami kerumah sakit � �
Baca juga artikel ini :
KISAH SEDIH PENARI TELANJANG BERUSIA 15 TAHUN
Tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh RA (15) kalau ia akan dipekerjakan sebagai penari bugil alias striptease di Kota Batam ini. Gadis remaja yang hanya mengenyam pendidikan formal hingga kelas III SMP ini, awalnya dijanjikan kerjaan sebagai waitres di sebuah kafe. Kenyataannya, ia harus meliuk-liuk di depan pria hidung belang sambil menanggalkan satu demi satu pakaian seksi yang dikenakannya.
Kemarin siang, ABG semampai bertinggi 165 senti itu masih dimintai keterangan oleh polisi Polsekta Lubukbaja. Sebagaimana pemberitaan POSMETRO sebelumnya, RA kabur setelah sempat dibooking untuk kelima kalinya.
Ditemui POSMETRO di ruang unit Reserse dan Kriminal Lubukbaja, RA terlihat tertidur sambil duduk di kursi. Mengenakan celana jins dipadu kaos merah model kemben, wajah RA terlihat polos dalam tidurnya. Sesaat kemudian, ia terbangun. �Aku lagi sakit,� katanya sambil melanjutkan kembali tidurnya.
Selang setengah jam kemudian, ia kembali terbangun dan beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi. Keluar dari kamar mandi, RA sudah mengganti bajunya dengan baju bermotif yang tak lagi memperlihatkan bagian dadanya.
Setelah merasa nyaman dengan pakaiannya itu, RA tak lagi canggung menceritakan nasibnya. �Dulu aku kerja di Jakarta,� katanya memulai cerita. RA menjelaskan, pekerjaan pertamanya tak ada hubungannya dengan dunia malam. Ia bekerja di bagian penjualan onderdil mobil.
Bekerja di usia muda, terpaksa dilakukan karena tuntutan biaya hidup keluarganya. Ia mengaku sebagai anak kedua dari tiga bersaudara. �Kalau aku tak kerja, adikku tak bisa sekolah,� katanya polos. Hingga akhirnya, ia memutuskan keluar dari sekolahnya saat ia masih duduk di kelas III SMP. Hal ini dilakukan karena ayahnya juga sudah meninggal dunia.
Tepat pada 21 Januari lalu, ia mendapatkan tawaran pekerjaan di Batam lewat seorang temannya. �Katanya kerjanya sebagai waitres,� kata RA. Namun setibanya di Batam, ia malah ditampung di sebuah mess penari striptease yang berada di Komplek Happy Garden, Batam.
RA mengaku ditampung orang bernama Hendro, seorang pria yang dulunya berprofesi sebagai penari. Di tangan pria itulah, dalam sehari, RA dusulap jadi seorang penari telanjang. �Cuma belajar sehari, besoknya langsung show,� kata RA lagi.
Di awal-awal penampilanya sebagai penari bugil, RA mengaku sangat canggung. �Aku tak bisa buka (bra) sendiri, jadi senior aku yang bukain,� ujar RA menceritakan pengalaman show pertamanya. Walau merasa canggung, RA berupaya untuk tetap tampil maksimal.
Sejak itu, saban malam, RA harus show di hall. �Sering juga tampil di VIP kalau ada permintaan,� katanya polos. Nah, setiap kali tampil di VIP itu, RA mengaku selalu terpaksa melakukan oral seks pada tamunya. �Mereka maksa, mau gimana lagi,� ujar RA.
Setiap kali show itu, tarifnya Rp400 ribu. Tapi, kata RA, ia hanya dapat bagian Rp150 ribu. Sisanya, ia setor pada Hendo, sang papi. Tidak hanya sekedar dipaksa main oral, tapi RA juga acap diajak kencan short time oleh tamunya. �Tamunya rata-rata dari Singapura, Malaysia. Ada juga dua orang bule,� katanya lagi.
Yang ia ingat, sudah dua kali ia diajak shorttime. �Paling aku dapatnya cuma tips dari tamu,� katanya lagi.
RA menambahkan, pernah dapat tips Rp1,5 juta, tapi uang itu ia serahkan semuanya pada sang papi. �Itulah bodohnya aku. Tadi aku pikir aku dapat bagian,� katanya. Selain diajak shorttime, Ra juga lima kali dibooking sebagai penari bugil.
Saat ini polisi sudah menangkap Hendro pada Senin (1/3) malam. Pria berkulit putih itu, kata Kapolsekta Lubukbaja AKP Didik Erfianto, akan dijerat pasal 83 jo 88 UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. Tersangka Hendro dijerat dengan pasal yang berbunyi mengkomersialkan seks anak di bawah umur. Polisi juga sudah mengontak orangtua korban di Jakarta. �Korban akan dipulangkan pada orangtuanya,� kata Didik.(chi)
Diperawani Laki Orang
Sebelum ke Batam, RA sendiri mengaku memang sudah tak perawan lagi. �Kalau itu (keperawanan) aku ngelakuinnya sama cowok aku,� katanya. Saat itu, ia ingat masih duduk di kelas II SMP. Hanya saja, cowok yang dianggapnya sebagai pacar itu sudah berumur 24 tahun. �Katanya dia mau tanggung jawab, makanya aku mau,� RA menambahkan.
Namun setelah keperawanannya direnggut, cowok tersebut mulai menjauh. �Tahunya, dia sudah punya istri di Lampung,� tambah RA dengan nada sesal. Alhasil, RA pun pasrah. Di Jakarta, RA mengaku memang bandel. Tapi, katanya, ia belum pernah mengenal dunia malam dan obat-obatan.
�Pas coba nekan (ngineks) pertama kali, ya di Batam ini,� kata RA. Itu pun atas anjuran rekan mess seprofesinya. Tak ayal, saat show, usai menelan pil setan itu, RA langsung linglung.
[posmetrobatam.com]
CERITA INSPIRASI 2013
Cerita Inspirasi kita perlu ketika kita tengah menghadapi masalah. Kita memerlukan inspirasi agar pikiran kita tidak depresi. Itulah sebabnya motivator semacam Mario Teguh disukai bahkan diperlukan banyak orang.
Tak bisa kita pungkiri setiap pribadi tak lepas dari masalah. Meski kadar masalah itu berbeda-beda. Ada yang berat ada yang ringan. Perjalanan hidup tidaklah selalu mudah. Selalu ada masalah yang menghadang. Manakala seseorang tidak menemukan inspirasi atau motivasi dalam menghadapi masalah maka bisa berakibat fatal.
Ada yang bunuh diri ada pula yang mengalami gangguan kejiawaan. Mungkin anda pikir saya terlalu mendramatisir, namun banyak fakta yang mengatakan demikian.
Nah, buat anda yang ingin membaca inspirasi, saya mau bagikan Kumpulan Cerita Inspirasi yang sudah saya buat dalam bentuk file PDF. Untuk yang berminat silahkan download pada link di bawah ini!
Catatan :
- File Cerita Inspirasi PDF ini saya bagikan lewat situs berbagi file Mediafire. Anda bisa langsung membacanya atau mendownload dengan cara klik Download di pojok kanan.
- Anda juga bisa mendapatkan kisah-kisah inspirasi lainnya DI SINI
DOWNLOAD CERITA INSPIRASI TERBARU
Download Kumpulan Cerita Inspirasi Terbaru. Tak terasa kita sudah diujung tahun 2012. Sebentar lagi kita akan mengarungi tahun 2013. Banyak cerita yang terjadi di tahun 2012. Banyak pula cerita yang menginspirasi yang terjadi mungkin tak jauh dari sekitar kita.
Mungkin pula anda membutuhkan sebuah motivasi dalam membuat resolusi di tahun 2013.
Mungkin pula anda membutuhkan sebuah motivasi dalam membuat resolusi di tahun 2013.
Nah, kali ini saya mau bagikan kumpulan cerita inspirasi. Mungkin dapat anda jadikan sebagai motivasi dalam menjalani tahun yang akan datang. Cerita-cerita inspirasi ini saya ambil dari berbagai sumber kemudian saya jadikan menjadi ebook pdf sederhana yang bisa anda download.
Beberapa cerita tersebut adalah perjuangan seorang pria tukang becak mengasuh bayinya sambil mengayuh becak, cerita seorang gadis yang tertembak saat memperjuangkan sekolahnya serta cerita-cerita lainnya.
Bila anda tertarik silahkan download pada link di bawah ini
DOWNLOAD CERITA MOTIVASI
Download Cerita Motivasi. Dalam menjalani hidup ada kalanya kita berat untuk melangkah. Tersendat bahkan tersandung ketika menemukan masalah. Kita bingung ingin berbagi masalah dengan siapa.
Pameo lama mengatakan teman tertawa memang banyak tapi kawan dalam duka susah dicari. Untuk itulah anda mungkin memerlukan cerita motivasi. Kadang cerita motivasi ini dapat membangunkan kita dari keterpurukan.
Oke, dalam posting ini saya ingin berbagi cerita motivasi yang saya ambil dari berbagai sumber. Pada link download di bawah ini anda dapat mendownload kumpulan cerita motivasi atau cerita inspirasi.
Kumpulan cerita motivasi ini berisikan pengalaman-pengalaman hidup ataupun cerita karangan yang dapat membangkitkan semangat.
Semoga cerita-cerita motivasi ini dapat bermanfaat untuk anda.
CERITA DEWASA : ISTRIKU SUKA DUGEM
Cerita Dewasa : Istriku Suka Dugem. Cerita ini aku utarakan sebagai pembelajaran untuk anda. Aku kira dengan menikahi Lili (samaran) semua perbuatan buruk dan tidak dewasa yang kulakukan selama ini bisa kutinggalkan. Sebaliknya, wanita itu membuat segalanya bertambah hancur.
Sekilas, penampilan Lili yang lugu tak ubahnya orang desa yang awam dengan gemerlapnya kehidupan kota. Ia sangat dewasa dan begitu jauh dari penampilan terbuka. Malah, ketertarikanku padanya berawal dari penampilannya sederhana itu, meskipun ia anak orang berada. Saat itu aku yakin bahwa Lili adalah gadis lugu yang kuimpikan bisa berubah gaya hidupku yang euforia. Tetapi itulah awal mula Cerita sedihku ini.
Kami menikah tahun 2002 lalu. Pernikahan kami awali dengan masa pacaran yang terbilang singkat hanya sekitar 3 bulan. Aku yang sudah matang dalam usia dan mapan dalam pekerjaan,kemudian meminangnya. Orang tua Lili yang sudah kenal betul dengan ayahku yang seorang pengusaha sukses di kota ini, tak berpikir panjang untuk menerima lamaran itu.
Setelah menikah, kami tinggal di rumah pemberian ayahku, yang dihadiahkan sebagai hadiah pernikahanku. Tak semewah rumah orang tua Lili memang, namun asri, sederhana dan cukup untuk membina sebuah keluarga kecil. Dengan dilengkapi sebua mobil sedan, seorang pembantu, aku tak perlu lagi memikirkan apa apa.
Aku betul-betul bahagia bisa menikah dengan gadis pujaanku. Dengan Lili, aku berharap bisa merubah gaya hidupku yang gemerlap, dan kembali menjalani kehidupan normal lanyaknya seorang suami dan ayah bagi anak-anakku kelak.
Namun, impian tak sejalan dengan kenyataan yang harus kutelan. Lili yang kelihatan sederhana, lugu dan seperti tak tahu apa-apa tentang kehidupan malam, malah kelakuannya tak jauh beda denganku. Ia seorang pemuja kehidupan malam, dan setelah menikah pun Lili masih sulit melepaskan diri dari ketergantungan di dunia yang penuh kesenangan semua itu.
Semua kutahu setelah beberapa bulan kami menikah, Lili masih juga menolak untuk punya anak. Ia tak mau direpotkan mengurus anak ia masih ingin bebas menikmati masa-masa mudanya dan tak mau dikekang meski statusnya tak sendiri lagi.
Belakangan, aku makin dibuat bingung karena hampir setiap malam ia dijemput teman - teman gaulnya yang rata - rata anak orang berada. Entah kemana mereka setiap malam, yang pasti kadang kudapati Lili pulang dalam keadaan mabuk. Tak jarang pula di saku bajunya kutemukan pil ekstasi. Sungguh salah satu menduga Lili selama ini. Ternyata, kehidupannya jauh lebih bebas dariku.
Aku dibuatnya tak berkutik ketika kucoba sadarkan dia. Ia selalu menjawabnya dengan enteng." Nikmati saja hidup ini, kenapa mesti susah-susah. Kita memang suami isteri, tapi kamu tidak bisa mengekang kebebasanku. Kalau mau pergi, pergi saja," kalimat inilah yang selalu jadi jawaban dari Lili.
Aku mulai ragu kalau-kalau wanita yang kunikahi ini, tak suci lagi. Karena aku tahu betul kehidupan malam tak bisa dipisahkan dengan kehidupan seks bebas. Aku tahu itu, karena aku pernah menjadi bagian dari kenistaan itu.
Kini, di saat aku belajar untuk melupakan semua masa lalu dan mencoba hidup baru, aku malah diuji lewat istri. Mampukah kuhadapi semuanya ? Entahlah, sampai kapan aku mulai bertahan. Lili makin bebas saja, sampai kadang semalaman tak pulang ke rumah. Beruntung aku belum pernah mendapatinya dengan lelaki lain, sehingga pernikahan tetap coba kupertahankan.
Sumber : konseling.net
MAAF, AKU MENCINTAI SUAMIMU !
Wanita cantik itu seperti biasa, selalu terlihat bersemangat di tengah aktivitas paginya. Senyum cerah mengembang diantara kedua pipinya. Sapaan hangat pada setiap orang yang berpapasan dengannya meluncur disela bibir yang tersapu lipstik nude warna pink. Stiletto Manolo Blahnik & stelan Michael Korrs pagi itu membalut tubuhnya dengan sempurna. Ah, cantik sekali dia pagi ini. Aura wajahnya bersinar-sinar bagai gadis yang tengah jatuh cinta..
Ya, dia sedang jatuh cinta.. Bak seorang remaja yang baru mengenal cinta, love is in the air. Semerbak segar aroma Gucci � Envy Me langsung menghembus ke seisi ruangan. Sesaat kemudian jemarinyapun dengan lincah menyalakan laptop & mulai mengetikkan sandi di yahoo messengernya. Tak lama , dia sudah terlihat asyik dalam perbincangan maha mesra dengan seseorang diujung sana.
Lelaki itu, seorang eksekutif muda yang tinggal di benua Eropa untuk menyelesaikan studinya di Jerman. Terpikat pesona wanita cantik itu dari situs pertemanan. Tak perlu waktu lama bagi mereka untuk saling bertekuk lutut diujung anak panah sang cupid. Ya, sampai kini mereka masih jatuh cinta. Cinta seorang wanita & lelaki dewasa.
Ah, saya lupa bercerita.. keduanya bukan lagi sosok single yang bisa dengan bebas tebar pesona. Mereka adalah pasangan suami/istri dari pasangan lainnya. Seorang ibu dari 2 orang putri yang cantik-cantik & seorang ayah dari seorang jagoan kecil yang sedang lucu-lucunya. Siapa sangka mereka terlibat dalam ikatan cinta terlarang?
Siapa yang bisa melarang sang cupid yang telah semena-mena meregangkan busur menancapkan anak panahnya di hati mereka berdua? Hubungan itu sudah terjalin hampir 3 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui. Pertemuan-pertemuan singkat yang dirancang sedemikian rupa disela-sela liburan semester atau cuti panjang, serta obrolan-obrolan ringan namun seru yang hampir selalu menghiasi chatroom YM mereka berdua selama hampir 3 tahun terakhir ini.
Siapa yang bisa melarang sang cupid yang telah semena-mena meregangkan busur menancapkan anak panahnya di hati mereka berdua? Hubungan itu sudah terjalin hampir 3 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui. Pertemuan-pertemuan singkat yang dirancang sedemikian rupa disela-sela liburan semester atau cuti panjang, serta obrolan-obrolan ringan namun seru yang hampir selalu menghiasi chatroom YM mereka berdua selama hampir 3 tahun terakhir ini.
� Ah, dia benar-benar cantik, smart, keibuan, wanita karir & sosok istri sempurna yang saya cari selami ini.. Aku mencintainya, sepenuh hatiku.. Arrggh, kenapa baru sekarang aku bertemu dengannya? Kenapa tidak sejak dulu? Kemana saja aku ini? Kenapa baru bertemu sekarang?!�, berulang kali lelaki itu menggumam sendiri.
�dia sosok yang sempurna. Nyaris sempurna sebagai seorang pria. Good looking, smart, ngobrol apapun nyambung, sense of humour yang bagus, penyabar, romantis, kondisi sosial ekonomi yang sangat mapan. Benar-benar sosok idamanku.. Ah, andai kami bertemu sebelum aku menikah dengan suamiku ya. Aku mencintainya.. Sungguh..�, angan wanita itu membumbung tinggi ke awang-awang..
Terlalu pintarkah mereka menyembunyikan rasa & hubungan itu? Atau justru pasangan mereka yang terlalu naif untuk menyadari siapa gerangan pasangannya?
Ada kalanya rasa cemburu mendadak menyergap keduanya ketika harus mendengar cerita seru aktivitas keluarga masing-masing di akhir pekan, atau justru bayangan fantasi yang menari-nari tiap malam menjelang..
�I�m only your shadow.. I�m just nobody here. I want more than this. I want SAGA !�, begitu ungkap salah satu dari mereka ketika cemburu pelahan membakar hati mereka.
Cinta. Siapa sih bisa menolak kehadirannya? Pun ketika diantaranya sudah berkeluarga. Akankah akhirnya mereka terjebak dalam cinta semu & fatamorgana? atau harus memilih keluarga walau hatinya berkata beda?
Kadang cinta bisa datang sekonyong-konyong di waktu & tempat yang salah. Membuat siapapun yang dijatuhi panahnya pun jadi bodoh & serba salah.
Jadi sebenarnya siapa sih yang salah? Cinta atau manusianya?
- sebuah sesi curhat panjang via email yang dirangkum & dinarasikan ulang -
[devieriana.wordpress.com]Baca juga artikel ini :
CERITA DEWASA : MENIKAH TANPA CINTA MEMBUATKU MERANA
Pembaca yang budiman. Kata temanku, aku wanita manis dan seksi, dinikahkan saat baru selesai kuliah D3 di salah satu perguruan tinggi di Kendari. Kira - kira usiaku 20 tahun. Suamiku adalah seorang kepala personalia sebuah perusahaan swasta. Terus terang saja, aku tidak mengenal wataknya. Bayangkan, bertemu pun baru satu minggu menjelang pernikahan. Aku semula menolak, namun karena nasihat ibuku, akhirnya aku terima.
Tahun 1990 aku menikah. Setelah itu, aku diboyong oleh suamiku yang usianya sekitar 10 tahun lebih tua dariku ke rumah orang tuanya. Di sini kami merasakan pahit manisnya berumah tangga dan Cerita ku mulai disini.
Oh ya, nama suamiku adalah Bahar (bukan nama sebenarnya). Sebulan setelah menikah, barulah aku mulai tahu sifat suamiku yang ternyata terlalu kekanak-kanakan. Maklum saja, dia adalah anak tunggal. Bahkan, dia tidak pernah protes ketika kedua orang tuanya ikut-ikutan dalam urusan rumah tangga kami. Sebagai orang tua, kalau ada masalah di rumah tanggaku, mereka selalu menyalahkanku aku, tanpa melihat permasalahannya. Aku acapkali jadi "terdakwa" dalam "persidangan" mereka.
Mungkin karena pada dasarnya aku tak mencintainya, aku selalu protes setelah 'disidang'. Aku tak mau terima diperlakukan seperti itu. Sebagai suami, seharusnya Bahar lebih dewasa dariku. Masa masalah rumah tangga, sekecil apapun itu, selalu dilaporkan pada orang tuanya.
Apalagi kalau aku berbuat salah. Wah, bisa tiga hari tiga malam aku kena omelan mertua. Berbagai nasihat akan dikeluarkan mereka secara bergantian. Aku dibuatnya tak berkutik. Mulutku sudah pegal menyunggingkan senyum keramahan. Sementara dadaku bergolak karena marah.
Suatu hari aku kena 'semprot' lagi. Gara-garanya, aku kesal sama anakku yang menangis terus-menerus. Aku marahi dia. Tapi tidak sampai memukul. Tiba-tiba, Bahar menghampiriku. Diraihnya anakku dengan sedikit kasar. Kukira dia ikut mengomeli anak itu. Nyatanya, dia malah memarahiku. "Bukan begitu mengajari anak. Kamu ini bisa apa tidak sih mengurus anak?" katanya sembari ngeloyor pergi.
Mungkin caraku ngajari anak kurang benar, tapi seharusnya Bahar memahami aku yang capek seharian mengasuh dia. Aku marah saking lelahnya.
Dan lagi-lagi aku 'diadili'. Bahar mengadukan masalah itu kepada kedua orang tuanya. Aku muak dengan mulutnya yang nyinyir. Aku minta cerai kepada Bahar, tapi dia menolak. Karena tak tahan, aku nekat kabur dari rumah membawa putriku. Kami kembali ke rumah orangtuaku, sampai sekarang
Sumber : konseling.net
Baca juga artikel ini :
CERITA PENGAKUAN MANTAN BINTANG FILM PORNO SHELLEY LUBBEN
Sebuah kisah dari seorang bintang film porno yang kini sudah bertobat. Dan saat ini Shelley aktif mengkampanyekan untuk meninggalkan dunia porno. Berikut adalah penuturannya. Jika anda penasaran dengan kisah ini berkunjunglah ke situsnya di shelleylubben.com
Gadis cantik, tubuh sexy, dan mata yg membangkitkan gairah seakan-akan berkata "aku menginginkanmu". Itu yg biasa kamu lihat di cover film porno, bisa jadi itulah tipuan terbesar sepanjang masa. Percayalah, Aku tahu. Aku dulu pernah melakukannya sepanjang waktu dan aku melakukannnya karena "nafsuku" akan kekuasaan dan kecintaanku kepada UANG.
Aku tidak pernah menyukai sex. Bahkan Aku tidak menginginkannya dan faktanya aku lebih banyak minum "Jack Daniels" daripada bersama para pria yg dibayar seperti aku untuk "berpura-pura" di film. Ya Benar tidak ada diantara kami � gadis-gadis blonde yg menyukai "being in porn movie". Kami benci disentuh oleh orang asing yg sama sekali tidak peduli dengan kami. Kami benci dianggap rendah oleh mereka, laki-laki dengan keringat dan bau busuknya.
Beberapa diantara kami sering sampai muntah di kamar mandi saat break syuting. Sedangkan yg lainnya berusaha menenangkan diri dengan merokok Marlboro tanpa henti. Tapi industri porno ingin agar "KAMU" selalu berpikir kalau kami artis porno sangat menyukai sex.
Mereka ingin kamu percaya bahwa kami senang dilecehkan seperti binatang dalam berbagai jenis adegan di film. Kenyataannya, artis porno sering tidak tahu apa saja adegan yg akan mereka lakukan saat pertama kali datang ke lokasi syuting dan kami hanya diberi dua pilihan oleh produser : "Lakukan atau Pulang Tanpa Bayaran. Kerja atau tidak akan bisa kerja lagi."
ya memang benar kami punya pilihan. Beberapa diantara kami memang sangat memerlukan uang. Tapi kami dimanipulasi, dipaksa bahkan diancam. Beberapa diantara kami terjangkit AIDS karena profesi ini. Atau tertular herpes dan berbagai macam penyakit kelamin lain yg sukar disembuhkan. Salah seorang artis film porno setelah syuting dgn menahan sakit sepanjang hari setelah sampai dirumah menembak kepalanya dengan pistol. Mati
Kebanyakan dari artis porno mungkin berasal dari keluarga yg berantakan dan pernah mengalami pelecehan seksual dan perkosaan dari keluarga atau tetangganya sendiri. Saat kami kecil kami hanya ingin bermain dengan boneka, bukan mendapatkan trauma saat seorang laki-laki dewasa berada diatas tubuh kami. Jadi sejak kecil kami belajar bahwa sex bisa membuat kami berharga.
Dan dengan semua pengalaman mengerikan itu kami menipu kalian di depan kamera padahal sebenarnya kami membenci di setiap menitnya. Karena trauma itu kebanyakan artis porno hidupnya tergantung kepada alkohol dan narkotika. Dan hidup kami juga selalu diliputi ketakutan akan terjangkit HIV atau penyakit kelamin lainnya. Herpes, gonorrhea, syphilis, chlamydia, dll setiap hari menghantui kami.
Memang setiap bulan kami diperiksa tapi kamu tahu kalo hal tersebut tidak akan bisa mencegah kami tertular penyakit-penyakit mematikan itu. Selain penyakit, adegan syuting tdk kalah mengerikannya, banyak dari kami mengalami luka sobek atau luka pada organ tubuh bagian dalam kami. Diluar syuting kami sering berharap bisa menjalani hidup yg normal.
Tapi sangat sulit menjalin hubungan yg normal dengan laki-laki *biasa*, maka dari itu kebanyakan dari kami menikah dengan sutradara film porno atau menjalani hidup sebagai lesbian. Buat aku momen yg gk akan terlupakan adalah ketika tanpa sengaja anak perempuanku melihat ibunya yg telanjang sedang berciuman dengan gadis lain.
Anakku pasti akan terus mengingatnya juga. Pada hari yg lain kami bisa berubah seperti zombie dengan botol bir di tangan kanan dan gelas wisky di tangan kiri. Kami tdk suka bersih-bersih jadi sering kali kami harus menyewa pembantu untuk membersihkan kotoran kami. Selain itu artis porno benci memasak sendiri.
Biasanya kami memesan makanan yg kemudian kami muntahkan lagi karena kebanyakan dari kami menderita *bulimia*. Bagi artis porno yg memiliki anak, kami adalah ibu yg paling BURUK. Kami menjerit dan bahkan memukul anak kami tanpa alasan. Seringkali saat kami begitu mabuknya sampai-sampai anak kami yg berumur 4 tahun yg menyeret kami dari lantai.
Dan ketika ada tamu (kebanyakan karena alasan sex) kami harus mengunci anak kami terlebih dulu dikamar dan menyuruh mereka untuk diam. Kalau aku biasa membekali anak gadisku dengan *pager* dan kusuruh dia menungguku di taman sampai aku selesai dengan tamuku. Kebenarannya ada di luar sana�.
*Tidak Ada Fantasi di Porn Industry. Semua Tipuan... Kalo kamu bisa melihat lebih dalam kehidupan artis film porno mungkin kamu akan kehilangan minat menonton film porno. Kenyataan sebenarnya kami artis film porno ingin mengakhiri semua rasa malu ini dan semua trauma dalam hidup kami. Tapi sayangnya kami tidak bisa melakukannya sendiri.
Kami berharap kalian kaum pria membantu kami, memperjuangkan kebebasan dan kehormatan kami. Kami ingin kalian memeluk kami saat kami menghapus air mata dan menyembuhkan luka di hati kami. Kami berharap kalian mau berdoa untuk kami dan semoga Tuhan akan mendengar dan mengampuni semua kesalahan kami di masa lalu.
Porn Movie tidak lebih dari Sex Palsu dan Tipuan Kamera. Percayalah��.!
Baca juga artikel ini :
INSPIRASI : BERSYUKURLAH RUMAHMU MASIH BERANTAKAN
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih teratur Dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu. Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, Dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu : �Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan� Ibu itu kemudian menutup matanya.
�Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?� Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya. Virginia Satir melanjutkan; �Itu artinya tidak Ada seorangpun di rumah ibu. Tak Ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi�. Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang.
Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya. �Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran disana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu�. Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb. �Sekarang bukalah mata ibu� Ibu itu membuka matanya �Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?� Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. �Aku tahu maksud anda� ujar sang ibu, �Jika Kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif�.
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah. Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana Kita �membingkai ulang� sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya. Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang : Saya BERSYUKUR;
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja Dan digaji tinggi
5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman
6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan
7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras
8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat
9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup
Sumber : rila.wordpress.com
Baca juga artikel ini :
CERITA DEWASA PENGAKUAN ISTRI DIPERBUDAK NAFSU
Kisah seorang istri yang menikmati perselingkuhan dan kemudian terjebak dalam budak nafsu. Mudah-mudahan menjadi inspirasi.Maria Merry, seorang wanita asal Palembang. Pada usia 21 tahun, ia dipaksa menikah oleh pria pilihan mamanya. Namun pernikahan itu tidak seperti yang Merry bayangkan. Di dalam kehidupan rumah tangganya, Merry tidak mendapatkan kepuasan dalam hubungan suami istri. Merry sendiri memiliki sifat seorang pemberontak. Jadi terhadap suaminya sendiri ia melawan sehingga percekcokan di dalam rumah tangganya menjadi hal yang biasa terjadi.
Saat anak terakhirnya lahir, Merry mulai mengenal dunia malam. Merry mulai mengenal banyak sekali laki-laki, sampai akhirnya ia menjabat sebagai seorang wanita panggilan yang bisa dibayar. Merry sangat menikmati apa yang dilakukannya saat itu. Ia mendapatkan uang, mendapatkan apa yang ia inginkan. Tipe laki-laki seperti apapun bisa ia dapatkan. Tapi Merry sama sekali tidak mengabaikan tugas rumah tangganya untuk mengurus anak-anak.
Ketika perselingkuhan Merry sering dipergoki oleh suaminya, Merry tetap menjalankan apa yang ia senangi itu. Merry sama sekali tidak memperdulikan perasaan suaminya. Setiap laki-laki yang Merry lihat, apalagi yang terlihat memiliki uang banyak, dengan segera didekati oleh Merry atau bahkan sebaliknya para pria itu yang mendekati Merry.
Tak tahan melihat perselingkuhan Merry, suami Merry pun memutuskan untuk berpisah dengannya. Awalnya Merry melakukan kesenangannya itu hanya demi uang namun dalam perjalanan hidupnya, akhirnya Merry mendambakan seorang laki-laki. Merry tak dapat hidup tanpa laki-laki dan seks.
Setelah tujuh tahun hidup bersama dengan seorang pria, Merry baru menyadari bagaimana ia sebagai seorang wanita hidup di atas penderitaan wanita lain. Pria ini adalah pria terakhir yang menjadi selingkuhan Merry karena Merry tidak dapat melupakan perlakuannya yang amat menyakiti hati.
Suatu hari Merry membutuhkan uang untuk membayar uang sekolah anaknya. Tetapi pria itu memperlakukan Merry seperti seorang pelacur jalanan. Ketika pria itu memberikan uang, saat itu juga dia minta dilayani berhubungan seks. Padahal pada saat itu Merry tidak ingin melakukannya. Saat itu Merry sedang risau karena pembayaran uang sekolah anaknya sudah terlambat.
Dari situlah mulai timbul perasaan benci terhadap pria itu dan cara hidupnya yang salah. Merry mencoba untuk menolak dan protes sampai akhirnya timbul dendam kepada pria itu, mengapa jika dia memberikan uang, Merry harus melayani kebutuhan seks dia terlebih dahulu. Namun tidak ada pilihan, mau atau tidak mau Merry tetap melayaninya pada saat itu.
Perasaan Merry pun terluka, kebencian dan dendam timbul di hatinya. Tidak ada kasih sama sekali, yang ada hanyalah nafsu belaka. Namun Merry tak dapat melakukan apa-apa karena ia memang membutuhkan uang itu. Tapi, semenjak saat itu Merry memutuskan untuk berhenti dari cara hidupnya yang salah. Apa yang Merry harapkan, kasih sayang dan perlindungan dari seorang pria, tidak pernah ia dapatkan. Yang ia dapatkan justru hidup yang hancur dan nama baik yang tercemar.
Akhirnya Merry bertekuk lutut di kaki Tuhan dan Merry memohon agar Tuhan mengubah hidupnya dan menolongnya untuk menahan gejolak birahi itu yang datang begitu kuat. Merry hanya dapat berteriak, "Tuhan, tolong saya Tuhan... tolong saya..."
Merry sering memukul tangannya di tembok dan mengakui di hadapan Tuhan, ia tak dapat menahan hawa nafsu ini.
"Saya berdoa minta tolong karena sangat sulit menahan hawa nafsu itu. Hingga akhirnya saya dibebaskan. Perasaan itu hilang dengan sendirinya. Tuhan menjamah saya. Dan sampai detik ini saya menjadi orang bebas berkat pertolongan Tuhan," ungkap Merry penuh ucapan syukur.
Merry akhirnya dibebaskan dari keterikatannya akan seks dan Merry mendapati perasaan itu hilang dengan sendirinya. Tuhan menjamah hidup Merry dan perasaan itu tak dirasakannya lagi sampai saat ini. (Kisah ini sudah ditayangkan 17 Maret 2008 dalam acara Solusi di SCTV).
Source : jawaban.com
Sumber Kesaksian : Maria Merry
Baca juga artikel ini :
MEREKA TAK BISA KEMBALI KARENA STIGMA PKI
Mungkin banyak yang tak tahu, kisah anak-anak negri ini yang kuliah di Moskow tak bisa kembali ke Indonesia karena stigma PKI. Rezim orde baru tanpa pandang bulu memberi cap (terlibat PKI) kepada mereka. Berikut tulisan dari detiknews.com tentang sedikit kisah mereka.
Karena kehilangan status WNI, ada orang-orang yang hanya bisa merayakan HUT RI dari luar negeri. Mereka adalah mantan mahasiswa yang dikirim ke Moskow menjelang peristiwa 1965. Namun kecintaan mereka terhadap tanah air tidak pernah luntur.
Pada periode 1960-1965, pemerintah Orde Lama mengirim ratusan pemuda cemerlang Indonesia untuk belajar di Moskow, Uni Soviet. Ketika meletus peristiwa G30S pada 1965, mereka pun tercerai berai. Sebagian pulang, sementara mereka yang bertahan terstigmatisasi PKI, bahkan kehilangan status WNI karena paspor mereka dicabut oleh rezim Orde Baru dan tidak bisa pulang ke tanah air.
Seperti dikisahkan Tulus (69) kepada detikcom, di sela-sela perayaan HUT ke 64 RI di Wisma Indonesia, Berlin, Senin (17/8/2009). Impian Tulus saat muda hanya menuntut ilmu, tanpa mengerti kondisi politik saat itu yang memanas antara PKI dan TNI.
"Tapi saya ngga ngerti begituan, niat saya hanya ingin kuliah. Setelah itu pulang, ikut membangun tanah air," ujarnya.
Di Moskow, Tulus kuliah ekonomi, namun peristiwa G30S mengubah drastis semua mimpinya. Sebagian mahasiswa bergegas pulang. Tapi, Tulus dan banyak rekannya bertahan untuk menyelesaikan studi. Tulus menjadi sarjana pada 1967, namun dia sudah tidak mungkin kembali ke tanah air.
"Kita semua waktu itu kena cap (terlibat PKI-red). Paspor sudah dicabut, tapi untungnya di Moskow kita masih dianggap orang Indonesia," ujar pria asli Solo ini.
Dengan kondisi stateless (tanpa kewarganegaraan), Tulus pun terpaksa melanjutkan hidupnya dengan mencari pekerjaan di Moskow hingga 1977. Pada tahun itu, Tulus memutuskan hijrah ke Jerman Barat, tepatnya di Berlin Barat. Berlin Barat saat itu masih dalam penguasaan AS dan sekutunya di masa perang dingin.
"Kenapa Berlin Barat, karena statusnya yang khusus pada saat itu. Mereka menerima orang-orang tanpa status warga negara yang jelas seperti saya ini," paparnya.
Di Berlin Barat, Tulus akhirnya menikah dan berkeluarga. Tulus pun menjadi WN Jerman pada 1985. Menurutnya, itu adalah pilihan paling berat untuk melepaskan identitas Indonesia. Namun Tulus memerlukan status hukum yang jelas untuk keluarganya. Sementara KBRI dan Konsulat RI saat itu hanya melanjutkan kebijakan Soeharto yang menganggap Tulus dkk sebagai orang buangan.
"Saya memutuskan itu lama sekali. Saya masih cinta Indonesia. Di rumah, saya selalu menjaga kultur Indonesia, masakan Indonesia, musik keroncong ada semua," kata Tulus.
Angin perubahan mulai bertiup saat Reformasi 1998 bergulir. Lambat laun, pemerintahan baru semakin merangkul orang-orang semacam Tulus dan ada hubungan yang baik antara perwakilan RI di luar negeri dengan mereka. Sejak KBRI pindah dari Bonn ke Berlin pada 1999, Tulus pun kembali bisa merayakan HUT RI bersama-sama.
"Saya tahun lalu juara Karaoke, anak saya ikut lomba sepak bola," ujarnya bangga.
Tulus menyambut baik kebijakan pemerintah yang membuka kesempatan untuk kembali menjadi WNI melalui UU 12/2006 tentang Kewarganegaraan RI. Namun bagi Tulus, hal itu sudah tidak penting lagi.
Dengan perjalanan panjang hidupnya, Tulus meyakini bahwa rasa kebangsaan tidak diukur dengan status WNI. Meski jauh di Jerman, Tulus tetap bisa menyalurkan kecintaannya terhadap budaya nasional dengan aktif dalam setiap pementasan Gamelan Jawa di Berlin.
"Tanpa status WNI pun, jangan dianggap kita tidak punya nasionalisme dan rasa kebangsaan. Sampai mati pun saya cinta Indonesia," pungkasnya. Saat bendera Merah Putih dikibarkan, Tulus pun khidmat memberi hormat.
Baca juga artikel ini :
CERITA MENARIK TENTANG KATA "MERDEKA"
Kita semua paham bahwa merdeka artinya bebas dari penjajahan. Kata yang berasal dari bahasa Sansekerta ini sudah jelas didefenisikan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Namun ada kisah menarik tentang kata "Merdeka" ini yang saya share dari Kompas tahun 2008 lalu. Berikut ulasannya. Semoga menambah wawasan anda.
JAUH sebelum proklamasi kemerdekaan republik ini, kata �merdeka� sudah menjadi slogan sebuah koran di Medan, Sumatera Utara. Belum ada satu koran pun yang berani menyatakan slogan kemerdekaan saat itu. Namun, Benih Merdeka sudah memulainya di Medan tahun 1916.
Kata �merdeka� bahkan menjadi nama surat kabar harian yang pada awal penerbitannya dipimpin Mohammad Samin. Benih Merdeka bukan saja nama sebuah koran, melainkan juga menjadi awal tersebarnya semangat pembebasan dari belenggu penjajah.
Kepala Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial (Pussis) Universitas Negeri Medan (Unimed) Ichwan Azhari mengatakan, Benih Merdeka menjadi pelopor penanaman ideologi kemerdekaan kepada pembacanya sebelum proklamasi.
Dari hasil penelitiannya, periode 1885-1942 terdapat 133 media cetak terbit di Sumut. Hanya Benih Merdeka yang dengan tegas mencantumkan kata �merdeka�. Terbitnya Benih Merdeka di Medan sekaligus membuktikan sejarah perlawanan penjajahan tidak terpusat di Jawa saja. Di Sumatera Utara, perlawanan melalui pers berlangsung seru.
Dalam semboyannya, Benih Merdeka menyatakan sebagai koran Orgaan Oentoek Menoentoet Keadilan dan Kemerdekaan. Koran ini telah berjuang untuk kemerdekaan sejak 29 tahun lebih awal dari proklamasi. Pada September 1919, Benih Merdeka memuat pantun seorang penulis dengan nama samaran Van Arde. Pantun itu berbunyi �Hindia bukan tanah wakaf, Hindia bukan nasi bungkus, Hindia bukan rumah komedi�.
Akibat pemuatan pantun ini, Pemerintah Belanda marah. Belanda memerkarakan Mohammad Yunus yang menjadi pimpinan saat itu. Muhammad To� Wan Haria dalam bukunya, Sejarah Perjuangan Pers Sumatera Utara, menulis, pemerintah kolonial menilai Benih Merdeka melanggar ranjau pers. Namun, delik ini kandas karena tuduhan pelanggaran pers kepada Benih Merdeka tidak terbukti.
Surat kabar ini tetap terbit setiap hari, kecuali hari Senin, Jumat, dan Minggu. Koran ini dijual dengan harga 2,5 gulden per tiga bulan. Sebagaimana media cetak umumnya, koran ini juga memuat iklan aneka produk, salah satunya iklan buku. Dalam edisi Selasa 2 Juli 1918, Benih Merdeka mengiklankan sebuah buku Sekoentoem Boenga Jang Bermala. Dalam iklannya dibumbui dengan kalimat Satoe tjerita jang penting soedah terdjadi di Sumatra Timoer.
Buku yang diiklankan ini jelas bercerita tentang keadaan yang berkembang di Sumatera Timur (saat ini terdiri atas Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Asahan, Labuhan Batu). Iklan ini sekaligus bukti pembaca koran ada di kawasan Sumatera Timur.
Meski banyak dibaca di Sumatera Timur, Benih Merdeka terbukti menjadi pelopor di seluruh wilayah Sumut. Kata �merdeka� selanjutnya dipakai penerbit koran lain. Berdasarkan data dari Museum Pers Sumatera Utara, di Padang Sidimpuan pada 1919 terbit surat kabar Sinar Merdeka. Koran ini dipimpin oleh Parada Harahap yang kemudian dikenal sebagai tokoh pers. Dalam dua tahun penerbitannya, 12 kali Pemerintah Belanda memperkarakan tulisan koran ini.
Hukuman
Parada Harahap menerima hukuman. Sekitar tujuh bulan lamanya dia keluar masuk penjara. Parada selanjutnya bergabung dengan koran Benih Merdeka yang berubah namanya menjadi harian Merdeka. Kata �merdeka� pada awal kemerdekaan selanjutnya menjadi nama surat kabar Soeloeh Merdeka terbitan Medan. Koran yang dipimpin Jahja Jakoeb ini sebelumnya bernama Soematera Baroe.
Sejarah perjuangan pers di Sumut ikut melahirkan tokoh pers nasional, di antaranya Parada Harahap, Adinegoro, Mohammas Said, Mohammad Samin, dan Dja Endar Muda. Mereka benar-benar menjadi pejuang pers ketika Indonesia belum merdeka. Tulisan-tulisan mereka membuat telinga petinggi Belanda memerah.
Pada tahun 1931, Pemerintah Hindia Belanda berusaha mengekang perkembangan pers di Nusantara. Gubernur Jenderal Hindia Belanda J de Jonge pada 7 September 1931 mengeluarkan aturan pemberangusan pers. Aturan itu kemudian dikenal dengan Persbreidel Ordonnantie. Salah satu keputusannya menyebutkan, seorang gubernur jenderal bisa melarang penerbitan media dengan alasan tertentu. Aturan ini termuat dalam Javasche Courant pada 11 September 1931 dan berlaku esok harinya setelah larangan itu termuat.
Langkah Pemerintah Hindia Belanda itu tidak lain untuk menjinakkan surat kabar, termasuk di Sumut. Jumlah 133 media cetak yang terbit di Sumut dalam kurun waktu 57 tahun merupakan hal yang luar biasa. Tradisi intelektual ini justru tumbuh jauh dari pusat konsentrasi Belanda di Jawa.
Sebagian media cetak yang terbit di Sumut sebelum kemerdekaan mewakili aneka ragam suku bangsa. Berikut ini sejumlah nama koran yang mewakili suku bangsa periode 1885-1942: Deli Courant, Pewarta Deli, Soeara Tapanuli, Poesaka Karo, Soeara Batak, Soeara Bondjol, Mandailing, Tjin Po, Hoa Kiaw, dan Soeara Djawa.
Terbitnya koran-koran ini sekaligus juga menepis anggapan miring kepada kelompok suku tertentu. Soeara Djawa, Tjin Po, dan Hoa Kiaw menegaskan bahwa bangsa Jawa dan Tionghoa yang ada di Medan dan sekitarnya bukan hanya sebagai kuli kontrak.
�Tradisi intelektual mereka terbukti berkembang saat perkebunan tembakau mencapai kejayaan,� katanya.
Maraknya penerbitan surat kabar di Medan dan Sumut umumnya tidak lepas dari berkembangnya industri perkebunan di pesisir timur. Surat kabar �angkatan pertama� lahir dari pendanaan tauke tembakau.
Yang pertama
Surat kabar pertama kali yang terbit di Medan waktu itu bernama Deli Courant. Surat kabar berbahasa Belanda ini dipimpin Jacques Deen yang terbit pertama kali pada 18 Maret 1885.
Abdurrachman Surjomihardjo dan Leo Suryadinata dalam buku Sejarah Pers Indonesia menyebut Deen sebagai seorang miliuner tembakau Deli. Lima tahun berikutnya muncul Sumatra Post yang juga berbahasa Belanda. Keduanya bersaing merebut pembaca sampai menurunkan harga koran.
Mereka memasukkan Deli Courant dan Sumatra Post sebagai surat kabar Belanda tipe C. Surat kabar kategori ini mempunyai tiras 2.000 sampai 3.000 eksemplar per hari.
Dalam perkembangannya, pers berbahasa Melayu mulai muncul tahun 1902 di Medan. Adalah Pertja Timor yang mengawali surat kabar berbahasa Melayu meskipun dicetak di percetakan milik orang Belanda bernama J Hallerman. Koran ini terbit setiap hari Senin dan Kamis dengan Pemimpin Redaksi Mangaradja Salembuwe.
Dalam penerbitannya, surat kabar ini pernah membuat Sultan Maimoen Al Rasyid marah. Salembuwe mengkritik investasi asing besar-besaran di tanah Deli. Dia menggambarkan adanya ketidakadilan dalam investasi ini.
Hasil investasi ini salah satunya untuk membangun Gedung Kerapatan nan megah. Tulisan ini mendorong sultan mendatangi Kantor Pertja Timor untuk menemui penulisnya. Sayangnya, jejak gedung kerapatan kini hanya tinggal puing menara di Jalan Brigjen Katamso, Medan.
Jejak sejarah pers Sumut sayangnya tidak pernah tersimpan rapi di satu tempat. Sejarawan Ichwan Azhari bahkan banyak menemukan koran lama dalam bentuk aslinya di Belanda. Di Medan, sebagian data itu tersimpan di Museum Pers Sumut, Jalan Sei Alas Nomor 6.
Betapa berharganya lembaran-lembaran koran. Dari sana sebuah cerita perjuangan kemerdekaan bangsa terekam. Sebagaimana kehadiran jurnalisme untuk kepentingan demokrasi.
Baca juga artikel ini :











