Showing posts with label SAINS. Show all posts

TEST IQ BAHASA INDONESIA

Sebenarnya ada beberapa situs test IQ berbahasa Indonesia online yang teredia di internet. Namun sejauh ini situs di bawah inilah yang lumayan bagus menurut saya.
 
Yang paling penting dari situs ini adalah cara penggunaannya sangat mudah tapi bukan berarti jawabannya mudah. Anda disuruh menjawab 37 pertanyaan dan juga diberi batas waktu tertentu. 

Namun bila anda salah dalam menjawab, anda bisa mencobanya kembali. Ketika menyelesaikan semua pertanyaan anda akan diberi skor. Oh yah,  Tes IQ ini dikembangkan oleh para ahli kejiwaan dan telah diuji di SRH University of Applied Science Heidelberg

Saya perhatikan website ini cukup banyak dijadikan sebagai referensi dalam test IQ berbahasa Indonesia versi online. 

Bila anda ingin mencoba silahkan klik pada link di bawah ini. Semoga bermanfaat!

Saturday, January 26, 2013
Posted by star5

DITEMUKAN PLANET BERLIAN DEKAT BUMI


Bintang yang berkilauan bukanlah satu-satunya permata di angkasa. Ilmuwan melaporkan Kamis lalu akan keberadaan "planet berlian" dengan ukuran dua kali lebih besar dari Bumi dan delapan kali massa planet kita, berputar di dekat sebuah bintang.

Bahkan ini bukanlah planet berlian pertama yang ditemukan, namun planet ini adalah yang pertama ditemukan mengorbit bintang menyerupai matahari dan unsur kimiawinya bisa dirinci secara spesifik.

Dengan penemuan ini planet berbatu yang jauh tak lagi bisa diasumsikan memiliki unsur kimia, interior, atmosfer, serta biologi yang mirip dengan Bumi, menurut peneliti utama Nikku Madhusudhan, peneliti pasca-doktoral bidang fisika dan astronomi di Yale.

Planet berlian ini pertama diobservasi tahun lalu -- namun para peneliti pertama mengasumsikan bahwa unsur kimia planet ini mirip dengan Bumi.

Baru setelah analisis mendetail dari tim peneliti gabungan Amerika dan Prancis, mereka mendapati bahwa planet 55 Cancri e sangat berbeda dari Bumi.

Rupanya planet ini sebagian besar terdiri dari gabungan karbon (seperti grafit dan berlian), besi, karbid silikon, dan mungkin silikat. Begitu ditulis para peneliti dalam laporan yang dimuat di jurnal AS, Astrophysical Journal Letters.

"Permukaan planet ini sepertinya ditutupi oleh grafit dan berlian dan bukan air serta granit," kata Madhusudhan.

Bahkan planet ini sepertinya sama sekali tak punya air. Dan sekitar sepertiga dari massa planet bisa terbuat dari berlian, sejenis karbon yang sangat padat.

Jika dibandingkan, interior Bumi kaya dengan oksigen dan sangat sedikit karbon, menurut salah satu peneliti Kanani Lee dari Yale.

Para peneliti memperkirakan radius planet saat berada di depan bintangnya. Informasi ini, digabung dengan perkiraan massanya, digunakan untuk menentukan model komposisi planet. Berdasarkan perhitungan, mereka kemudian menentukan apa saja elemen yang bisa menghasilkan ukuran dan massa yang spesifik seperti planet tersebut.

Planet tersebut mengorbit bintangnya sangat cepat -- satu tahun di Bumi berlalu hanya 18 jam di planet tersebut. Dan karena terletak sangat dekat dengan bintangnya, suhu di permukaan rata-rata 3900 derajat Fahrenheit (2148 derajat Celsius), sangat tidak memungkinkan adanya kehidupan.

Planet yang hanya 40 tahun cahaya dari Bumi dan terletak di konstelasi Cancer ini membuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam mempelajari proses geokimia dan geofisika pada planet-planet seukuran Bumi lain dalam sistem tata surya kita.

Kadar karbon yang tinggi kemungkinan berdampak pada pembentukan gunung api, gempa bumi, dan pegunungan, serta menambah bukti bahwa planet-planet semakin beragam dan banyak dari yang awalnya diperkirakan.

"Bintang-bintang itu cukup sederhana -- dengan melihat massa dan usia bintang, Anda bisa tahu struktur dasar serta sejarahnya," kata David Spergel, seorang astronom dari Princeton University.

"Planet lebih kompleks. 'Bumi yang kaya berlian' ini bisa jadi hanya satu contoh dari temuan yang lebih kaya yang masih menunggu kita, seiring dengan kita mulai mengeksplorasi planet-planet lain di dekat bintang-bintang tersebut."
Saturday, October 13, 2012
Posted by star5

GAMBAR JEMPOL DI GOOGLE EARTH MENGARAH KE INDONESIA


Saya penasaran baca berita ini di tribunnews.com. berjudul "Fenomena Jempol Raksasa Menunjuk Indonesia di Google Earth". Isi beritanya seperti ini.

Sebuah pemandangan mengejutkan terlihat dari sebuah citra satelit. Gambar yang menunjukkan sebuah samudra luas membentuk gambar sebuah tangan dengan ibu jari atau jempol. Uniknya, ibu jari tersebut menunjuk ke arah Indonesia.

Dalam citra satelit yang dikeluarkan oleh Departemen Geografi Amerika Serikat melalui Google Earth tersebut terlihat sebuah gelombang laut di samudera pasifik membentuk sebuah gambar menyerupai jempol. Gambar yang dikeluarkan tahun 2012 tersebut dinilai sangat unik.

Namun hingga kini belum ada penjelasan terkait gambar satelit yang menyerupai ibu jari manusia tersebut. Termasuk kaitannya dengan fenomena alam yang akan terjadi dan menimpa wilayah Indonesia.

Setelah saya telusuri ternyata berita ini bukan berita baru, sudah ada di beberapa blog sejak tahun lalu. Coba simak berita ini yang saya ambil dari Forum Kaskus

Coba anda iseng membuka Google Earth, dan lihat peta Indonesia, ambil di arah Kepulaun Papua, maka anda akan melihat sebuah bentuk unik dari relief bumi yaitu sebuah tangan yang mengancungkan jempol ke arah Kepulauan Indonesia. Arah awal tangan tersebut berasal dari Kepulauan Jepang. Jika anda masih tidak percaya, silahkan zoom lebih dekat tangan tersebut mulai dari Kepulauan Jepang sampai ke arah kepulauan Indonesia. Silahkan anda renungkan sendiri, mengapa ada tangan yang mengancungkan jempol ke arah Indonesia....? Like.....


Dan menurut saya, apakah berita ini hoaks atau bukan? Jawabannya menurut saya ada di komentar di halaman posting Tribunnews sendir begini bunyi komentarnya "

Untuk wartawan penulis berita: 1) kekurangan berita; 2) ngga menguasai geografi; dan 3) baru buka google earth. Dari dulu, di google earth emang seperti itu. Coba, di zoom mas, itu adalah rangkaian kepulauan kecil di Samudera Pasifik, daerah yang tepat ditunjuk anak panah itu sekitar kepulauan Guam dan Palau, tetangganya Papua. Di rangkaian kepulauan itu ada Palung terdalam di dunia, namanya Palung Mariana yang kedalamannya mencapai 11 km. Belajar geografi lagi ya, kesannya buat berita HOAX.
Saturday, October 6, 2012
Posted by star5

- Copyright © Tribun Dewasa -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -