PENGAKUAN SEORANG ISTRI : SUAMIKU IMPOTEN 5 TAHUN

Pengakuan seorang istri : Suamiku Impoten 5 Tahun. Sebelumnya saya tekankan terlebih dahulu, bahwa tulisan saya ini berkaitan dengan kesetiaan dan ketabahan.

Hidup yang jujur, yang dilandasi oleh rasa saling percaya dan menghormati antara pria dan wanita dalam sebuah rumah tangga. Dan yang paling utama, adalah hidup berserah dan terus bertakwa kepada Sang Pencipta.

Saya ingin menceritakan tentang pengalaman saya, dan juga cobaan yang menimpa suami saya selama lima tahun terakhir. Karena selama lima tahun terakhir, suami saya impoten total. 

Ilustrasi
Segala puji hanya untuk Sang Pencipta, karena suami saya ini sudah sembuh total, dan sudah bisa menikmati hubungan suami istri secara normal. Bahkan lebih romantis dan harmonis ! Bahkan kalau boleh jujur, kami kini justru melakukan lebih sering dibanding suami saya sebelum impoten.

Kejadian ini bermula dari lima tahun yang lalu.

Saya setelah menikah adalah sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan suami saya yang memang lulusan sini, mendapatkan pekerjaan yang bagus, sehingga bisa dijadikan tumpuan kebutuhan rumah tangga. Dari awal pernikahan hingga mempunyai dua anak, semua berjalan lancar.

Hingga suatu saat, saya menemukan keganjalan yang luar biasa. Saat itu saya sedang masa � masa subur, dan seperti biasa, hormon � hormon kewanitaan ini meningkat, dan libidopun tinggi. Saya sudah biasa, jika masa � masa seperti ini datang, biasanya saya istimewakan.

Dandan yang menarik, dan menggunakan gaun seksi untuk menarik perhatian suami.( kalau diluar rumah, saya tidak pernah menggunakan pakaian � pakaian yang mengundang nafsu birahi ). Hal ini juga karena faktor agama dan norma yang saya dapatkan sejak dirumah orang tua saya.

Ternyata ketika saya ingin melakukan hubungan intim, suami saya tidak bisa ereksi sedikitpun. Bahkan hal ini kami coba tiga hari berturut � turut. Bahkan suami saya terlihat sangat stress.

Saya menduga � duga kasus ini. Apakah suami saya mempunya penyakit fisik yang mempengaruhi fungsi seksualnya, atau sedang mengalami stress akibat kecapean ditempat kerja ?

Kita mengambil tindakan sedini mungkin untuk berkonsultasi ke dokter. Ternyata tidak ditemukan kelainan ( penyakit ) yang mendukung impotensi yang melanda suami saya. Bahkan tidak ditemukan gejala tekanan psikis, yang memicu gangguan fungsi seks. Tetapi kok mendadak impoten total ?

Beberapa nasehat yang diberikan dokter, dan obat � obatan yang diresepkan tidak menghasilkan apa � apa. Setelah hal ini berbulan � bulan berlangsung, kami melibatkan pengobatan alternatif. Baik yang bertendensi agama maupun alam. Semua hasilnya nihil !

Akhirnya suatu malam suami saya mengaku. Sebelum impoten, suami saya menjalin cinta dengan wanita bule. Hal ini memang mengejutkan saya. Karena saya tidak mencurigai dia sedikitpun. Saya melihat dia sebagai figur suami yang setia dan penyayang, dan sebagai figur papa yang mencintai kedua anak kami.

Walau hati ini menangis karena pengkianatan, saya tetap memberikan kepada suami untuk menceritakan hal yang sebenarnya. Dia bilang menjalin cinta dengan wanita tersebut bukan dilandasi rasa cinta murni seperti cintanya kepada saya, hanya seks semata.

Karena setelah melahirkan dua anak, badan saya sudah semakin bongsor dan sudah tidak seindah dulu lagi. Jika melakukan hubungan seks, juga rasanya lain. Sudah tidak �serapat� dulu lagi, walau dikompensasikan dengan gaya dan tehnik yang beraneka ragam.

Hal ini memang saya pahami. Karena suami saya memang mengidolakan wanita yang ramping, dan memuja � muja keperawanan !

Itulah yang menyebabkan dia akhirnya terjebak dengan wanita bule. Apalagi dia masih single, dan seks cuma dilandasi oleh perasaan suka sama suka. Asalkan menggunakan kondom, semuanya lancar dan aman.

Selama menjalin cinta dengan cewek ini, suami saya sering mendapatkan halusinasi pendengaran, yang bunyinya begini :

�Apa yang kau miliki peliharalah dan sayangilah. �

Kalimat ini sering tiba � tiba terdengar. Terutama kalau sedang sendiri. Bahkan puncaknya mimpi buruk. Dia sering bermimpi naik perahu yang diombang � ambingkan ombak dan angin dilautan. Mimpi ini sering muncul.

Suatu saat dia mengadakan kencan dengan cewek simpanan tersebut, tetapi dia tidak bisa mengalami ereksi. Dia diejek, kemudian suami saya tersinggung. Dan hubungan tersebut akhirnya putus.

Apapun yang telah terjadi, ya sudah tidak bisa diputar ulang lagi. Saya mema�afkan suami. Bahkan suami saya menangis tersedu � sedu, bersimpuh dikaki saya !

Setelah empat tahun impoten suami saya semakin berkecil hati dan merasa tidak berarti. Dia mulai jadi pendiam. Dia juga ketakutan kalau saya minta cerai. Padahal cinta saya kepada suami dan anak � anak itu lebih tinggi, jika dibanding dengan seks. Dan hal inipun sering saya ceritakan.

Tanpa sepengetahuan saya, suami saya ternyata mencoba melakukan bunuh diri dengan minum obat tidur yang berlebihan dicampur alkohol. Akibatnya dia dirawat diruang ICU. Suami saya menceritakan pengalamannya saat tidak sadar ini seperti mimpi buruk !

Seringkali mendapatkan mimpi naik perahu yang diombang � ambingkan ombak dan angin dilautan ! Mendengar suara � suara yang gemuruh yang membuat ketakutan. Setelah kejadian ini suami saya lebih mendekatkan diri ke agama dan tidak mau mencoba bunuh diri lagi.

Dua bulan mendekati tahun ke lima impotensi, saya mendapatkan mimpi bertemu dengan ibu saya yang sudah meninggal. Sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan mimpi tersebut. Cuma ngobrol biasa. Tetapi ibu saya menganjurkan saya berdua berpuasa selama empat puluh hari.

Beliau menyuruh saya hanya makan tiga cangkir nasi putih setiap jam enam pagi dan sore, dan minum 12 cangkir air putih dalam sehari. Selain itu tidak boleh makan dan minum apa � apa. Di hari ke-40 dianjurkan berendam diair hangat pukul 24.00 ! Pesannya itu saja, tanpa menjelaskan kenapa saya dan suami harus melakukan itu.

Akhirnya pesan ini kami jalankan dengan perjuangan yang luar biasa. Memang terasa tidak gampang. Dengan banyak sembahyang dan puasa akhirnya saya dan suami mejadi orang yang berserah dan tenang.

Dan pada hari ke-40 malam, kami berendam diair hangat.

Apa yang terjadi ?

Ternyata sewaktu kami berdua mandi berendam, suami saya merasakan daerah sekita kemaluannya menjadi hangat dan seperti terkena setruman ! Hal ini berlangsung beberapa menit. Tiba � tiba suami saya menangis sambil berteriak, � Pergi�.. pergi�.. pergi�.. ! �

Kontan saja saya saya mau pergi, tetapi justru pergelangan saya dipegang erat � erat oleh tangan kanannya. Sedangkan tangan kirinya menunjuk ke arah lain sambil teriak, � Pergi�. pergi�.! �

Beberapa detik kemudian, suami saya tenang kembali. Suami saya bercerita melihat seorang wanita bermuka buruk yang tiba � tiba keluar dari kemaluannya. Maka itu dia mengusirnya, karena pada mulanya wanita buruk rupa itu justru ikut duduk disamping saya.

Terus terang, saya bergidik juga mendengar cerita tersebut. Setelah mandi kita melakukan sembahyang dan tidur. Menjelang pagi, suami saya hendak pipis, dan dia keheranan. Ternyata dia bisa ereksi !

Saya menjadi penasaran.

Karena dua hari tersebut dia tugas keluar kota, jadi kita tidak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan. Tetapi di telepon suami saya terdengar ceria dan bergairah, dan bilang kalau �anunya �hidup lagi !

Ketika dia pulang, saya mecoba memancingnya dengan gaun seksi kesayangannya, yang sering saya pakai sewaktu awal � awal pernikahan dulu. Karena saya sudah bisa mengenakannya kembali. Akibat puasa, badan saya menjadi ramping.

Ya, ampun ! Sebuah malam yang menyenangkan, yang tidak bisa dilukiskan dengan kata � kata. Suamiku sembuh, dan kita bisa melakukan hubungan intim seperti dulu lagi. Sungguh Sang Pencipta Maha Adil dan Maha Pemurah !

Kini kita hidup harmonis dan bahagia, dan penuh penyerahan kepada Sang Maha Pencipta !
[Sumber : majalahdewadewi.wordpress.com]

Baca juga artikel ini :
Tuesday, February 19, 2013
Posted by star5

KISAH SEORANG WANITA : AKU MELAKUKAN KEBODOHAN YANG SAMA.

Cerita ini paling tidak menjadi pembelajaran, mungkin secara khusus untuk wanita. Kisah pengakuan yang menyentuh. Seorang wanita yang begitu mudah jatuh kepelukan lelaki dan beberapa kali merasa melakukan kebodohan yang sama. Mari belajar dari masa lalu. Cerita ini kuambil dari milis i-kan-untuk-revival@hub.xc.org

Sesuai dengan ijasah yang aku miliki, selesai kuliah dari IKIP aku mengajar di sebuah Sekolah Yayasan milik sebuah perusahaan. Dan beberapa bulan kemudian aku bertemu dengan seseorang yang satu profesi denganku, kami berpacaran kurang lebih selama dua tahunan, tapi keadaan memaksa kami harus berpisah, walau keputusan ini sangat tidak adil bagi kami berdua. 

Karena hutang budi dia terpaksa menikah dengan anak majikan dimana selama ini ayah nya menjadi sopir pribadi. Gadis itu begitu mencintainya, dan aku tidak punya pilihan selain melepaskan kekasihku menjadi milik orang lain. Inilah awal kehancuran hidupku yang PERTAMA ! Aku sangat mencintainya, telah ku berikan hatiku seutuhnya padanya, dia tidak hanya baik hati dan perhatian, yang lebih penting dia juga aktip dipelayanan tempat kami beribadah. 

Dengan hati yang masih porak-poranda, aku memberanikan diri menerima kehadiran seseorang didalam hidupku, dan inilah kehancuran hidupku yang ke DUA ! Setelah kami telah memesan baju pengantin, mencari-cari gedung resepsi, entah kenapa hubungan kami tiba-tiba menjadi hambar, tidak mungkin lagi diteruskan dan kami pun akhirnya berpisah. 

Cukup lama aku menutup hatiku,aku mengunci pintu hatiku begitu kuatnya, aku tidak punya keberanian untuk memulai hubungan yang baru. Walau ada beberapa orang yang mencoba memasuki hidupku tapi aku memperlakukan mereka hanya sebatas teman. Disaat aku terluka, hadir seorang pria yang tidak lagi sendiri menawarkan persahabatan padaku, yang selalu punya waktu mendengarkan keluhanku, yang selalu siap menghapus air mataku .. . . inilah awal kehancuran hidupku yang keTIGA ! 

Lelaki itu bernama Abin ! Awalnya, hubungan kami sebatas teman biasa, tapi lambat laun mulai timbul rasa simpatik dan di susul perasaan debar-debar saat aku menatap matanya, mulai timbul rasa kangen jika tidak mendengar suaranya dan aku mulai cemburu jika aku mengetahui dia berbicara dengan istrinya, walau hanya di telephone. Beberapa bulan setelah melewati beberapa proses, aku resmi menjadi kekasihnya, bersedia menjadi orang kedua dalam kehidupannya. 

Ini semua salahku, mengijinkan hatiku di selami oleh lelaki yang sudah menjadi milik orang lain dan telah memiliki dua orang anak. "Secepatnya aku akan menceraikan istriku ! Hubungan kami sudah hambar, rasanya tidak baik untuk dipertahankan", itu janji yang dia utarakan padaku satu setengah tahun yang lalu, dan ternyata hingga kini tidak terealisasi. Sepanjang satu tahun aku sangat menikmati hubungan kami, lambat laun aku bisa melupakan pengalaman masa laluku yang kelam, walau tak jarang aku mendengar omongan sinis atas hubungan kami yang tidak wajar. 

Hubunganku dengan Abin belum melangkah jauh, dia menghormatiku bahkan sikapnya jauh lebih baik dan perhatian dibanding laki-laki sebelumnya yang mengisi hidupku. Aku menyadari selagi aku masih bersamanya, sulit bagiku untuk membina hubungan dengan lelaki yang masih lajang. Belum lagi omongan miring yang mengatakan kalau aku pasti sudah lagi perawan ! ! Satu setengah tahun aku menanti Abin menceraikan istrinya, namun sampai kini tidak terbukti. 

Saat aku menagih janjinya, kapan kami akan menikah, tampa berprasaan dia berkata padaku, "aku tidak mungkin menceraikannya, kalau kami cerai bagaimana dengan anak-anak. Aku tidak mau berpisah dengan anak-anakku". Sambil menahan tangis, aku hanya diam mendenger penjelasannya, untuk saat ini aku belum mampu berpisah dengannya dan belum tentu aku bisa menemukan lelaki sebaik dia. Enam bulan setelah dia mengatakan bahwa tidak mungkin menceraikan istrinya, aku bertemu dengan seseorang yang menarik perhatianku. 

Dia berasal dari Sumatra ! Dari teman-teman aku tau namanya David, pembawaannya sangat berbeda dengan Abin, kalau Abin selalu lembut saat berbicara padaku, mampu membuat pipiku bersemu merah dengan pujian-pujiannya yang tidak norak, sementara David cendrung kasar tapi aku tau dia lelaki yang baik dan bertanggung jawab. 

Aku tidak mau terus menerus digantung oleh cinta Abin, maka aku putuskan membuka hatiku untuk David, tapi ternyata Abin tidak setuju kalau kami putus dan memberikan cintaku pada orang lain. Dia berubah menjadi kasar, tidak hanya memaki-makiku tapi juga memukulku. Dengan muka merah Abin menatapku dan berkata, "aku tidak rela kamu menjadi milik orang lain, aku memang tidak bisa menceraikan istriku tapi di agamaku diijinkan memiliki lebih dari satu orang istri. kalau kamu memang cinta padaku, kita bisa menikah bulan depan ! ! ". 

Aku memang mencintai Abin, tapi aku tidak mau menjadi istri kedua dan yang terpenting saat ini aku mulai menyukai David. Walau Abin mengancam akan membunuhku dan David kalau sampai menghianatinya, tapi aku tidak perduli, aku tetap membina hubungan dengan David. Suatu hari aku diajak keluar kota oleh David, banyak hal yang kami bincangkan soal hubungan kami kedepan, dan dari omongannya aku tau dia tidak main-main dengan hubungan kami. 

Karena kami tiba di kota kami sudah larut malam, dengan pertimbangan tidak enak dilihat teman-teman kosku dan tetanggan kalau aku diantar lelaki subuh, maka dia memintaku untuk tinggal dirumahnya dan besok pagi aku akan diantar pulang. Aku menerima sarannya dengan pertimbangan aku sangat yakin dia mencintaiku jadi tidak mungkin dia berniat merusakku, lagipula alasan dia memintaku menginap di rumahnya cukup masuk akal Aku tidur dikamarnya sementara dia diruang tamu. Tapi, baru beberapa jam aku membaringkan tubuhku, tiba-tiba 

David mendekapku begitu erat dan aku di PERKOSA ! ! inilah awal kehancuranku yang ke EMPAT ! ! Dia memperkosaku berkali-kali, aku terlalu lelah untuk melawan karena semakin aku meronta-ronta dia semakin kuat mendekapku, aku hanya bisa menangis dan menyesali kebodohanku. Di sela-sela tangis, aku bertanya kenapa dia tega memperkosaku. Pandangannya begitu sinis, tampa expresi dia menjawab pertanyaanku," kamu sudah tidak PERAWAN lagi kan ? kegadisanmu sudah direngut oleh Abin ! !. 

Beberapa hari yang lalu, Abin menemuiku, memintaku meninggalkanmu dan saat aku menolak permintaanku dia mentertawaiku". Kata Abin , "kamu sudah mendapat barang bekas, yang sudah aku pakai selama dua tahun ! kalau tidak percaya bisa kamu buktikan kebenarannya .. . .kamu ajak dia tidur ! ! " Aku pulang ke kosku sendirian, aku tidak ingin lelaki bejat itu mengantarku pulang ! Aku membencinya ! ! ! Setelah peristiwa malam itu, aku tidak ingin bertemu dengan siapapun juga dan yang lebih menyakitkan lagi Abin mentertawai apa yang aku alami, dia puas telah menghancurkan hidupku. 

Aku benci laki-laki ! ! ! aku menjadi tertutup dan kehilangan semangat untuk hidup. . . .. Aku larut dengan kesedihanku, tak terpikir olehku bahwa hasil perkosaan malam itu bisa membuatku hamil, dan memang benar ! Aku HAMIL ! Aku berharap David bahagia dengan khabar ini, tapi ternyata yang aku dapat hanya makian. Sambil tertawa sinis, dia berkata padaku,"kamu salah kalau datang padaku, apa bukti kalau aku ayah biologis dari bayi yang ada dikandunganmu ! ! sudah pergi sana, dasar pelacur !" 

Aku pikir suatu saat dia akan berubah dan menyadari kalau apa yang dia lakukan salah, tapi ternyata itu hanya harapan belaka. Saat aku mencoba mengunjunginya untuk kedua kalinya, ternyata dia sudah berhenti dari pekerjaannya dan kembali ke Medan. Pupuslah sudah harapanku, aku harus menanggung aib ini sendirian. Aku panik dan berusaha menggugurkan janin yang tidak berdoa ini dengan meminum jamu yang aku harap bisa menjatuhkan janin yang ada di rahimku. Suatu sore, saat mandi aku lihat ada gumpalan darah dilantai, aku senang sekali karena terlepas dari aib hamil diluar nikah. 

Tapi ternyata rahimku belum bersih, masih ada yang tersisa dan harus di bersihkan "kerok" oleh dokter. Keteledoranku sangat fatal dan aku baru menyadarinya saat aku ditemukan jatuh pingsan tepat didepan dokter praktek kandungan. Aku tau ini bukan kebetulan, tapi Tuhan masih sayang padaku. Ternyata sisa janin yang ada di rahimku telah membentuk jaringan, dan kalau tidak dibersihkan "kerok", jaringan itu akan membusuk dan bisa menyebabkan kematian bagiku. 

Belum selesai masalah yang aku tanggung, aku mendapat khabar yang lebih membuatku terpuruk, perusahaan tempatku bekerja bangkrut dan beberapa karyawan harus di PHK, salah satunya adalah aku. Aku kehilangan segala-galanya, aku tidak punya keberanian untuk kembali ke orang tuaku, aku tidak ingin orang tuaku kecewa apalagi papa sudah tua. 

Aku putuskan untuk bertahan dan mencari pekerjaan yang baru. Aku cukup lama menjadi pengangguran, aku mencoba memulai hidup yang baru, dan kesabaranku tidak sia-sia, aku akhirnya mendapatkan pekerjaan yang baru, walau gajinya lebih kecil dibanding tempatku dulu bekerja. Aku pindah kos dan bergabung dengan teman-teman yang tidak tau masa laluku, dan inilah awal kehancuranku yang ke LIMA ! 

Aku belum mampu melupakan kepahitan yang aku alami, diperkosa oleh kekasih sendiri, di hianati oleh orang yang aku cintai. Aku masih sering meratapi nasibku, bersungut-sungut dengan kesialan yang aku alami. Dalam situasi labil, aku bertemu dengan Darma, sama seperti lelaki sebelumnya dia sangat baik dan perhatian. Dan aku melakukan kebodohan yang sama, aku tidur dengannya dan aku HAMIL untuk kedua kalinya. Dia berjanji menikahiku tapi kami belum cukup dana untuk menikah, dan saat usia kandunganku sudah tujuh bulan kami pulang kampung menemui orang tuaku. 

Aku begitu bahagia, karena sebentar lagi akan punya keluarga, aku berjanji menjadi ibu dan istri yang baik. Tapi kembali hatiku tersayat-sayat, orang tua Darma tidak menyetujui pernikahan kami, dengan alasan aku bukan wanita yang pantas untuk anak lelakinya. Darma diminta meninggalkanku dan yang lebih menyakitkan lagi dia mengikuti permintaan orang tuanya. Dia meninggalkanku dan anak kami yang akan lahir kedunia satu bulan lagi.

Aku tak mampu lagi untuk menangis, aku tak mampu lagi untuk marah, aku tak mampu lagi untuk mengutuk orang-orang yang telah menghancurkan hidupku. Tidak ada gunanya menyalahkan orang lain menjadi penyebab kegagalanku, aku harus bangkit dari belengu rasa bersalah pada diri sendiri. Satu bulan kemudian, anakku lahir kedunia, dia begitu manis, lucu dan cantik . . . . Aku tidak ingin kesalahan yang ibunya lakukan menimpa anakku. 

Sudah cukup kesalahan yang aku lakukan selama ini, aku ingin memulai hidup yang baru dan membesarkan anakku. 

[Aku tidak mungkin bisa melupakan kejadian dimasa lalu, tapi aku belajar untuk melupakan dan memaafkan] 
written by Sari Tarigan
Monday, February 18, 2013
Posted by star5

CERITA SEDIH : JUAL KEPERAWANAN UNTUK MENGOBATI IBU SAKIT


Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe Wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.

Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:

� Maaf, nona � Apakah anda sedang menunggu seseorang? �

� Tidak! � Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.

� Lantas untuk apa anda duduk di sini?�

� Apakah tidak boleh? � Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam.

� Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami. �

� Maksud, bapak? �

� Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini �

� Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual �, Kata wanita itu dengan suara lambat.

� Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? �

Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada Barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

� Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. �

� Saya ingin menjual diri saya, � Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

� Mari ikut saya, � Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.

Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.

Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

� Apakah anda serius? �

� Saya serius � Jawab wanita itu tegas.

� Berapa tarif yang anda minta? �

� Setinggi-tingginya. . �

� Mengapa? � Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.

� Saya masih perawan �

� Perawan? � Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..Pikirnya

� Bagaimana saya tahu anda masih perawan? �

� Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan � �

� Kalau tidak terbukti? �

� Tidak usah bayar � �

� Baiklah � � Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.

� Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. �

� Cobalah. �

� Berapa tarif yang diminta? �

� Setinggi-tingginya. �

� Berapa? �

� Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? �

� Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. �

Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.

Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

� Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?�

� Tidak adakah yang lebih tinggi? �

� Ini termasuk yang tertinggi, � Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.

� Saya ingin yang lebih tinggi� �

� Baiklah. Tunggu disini � � Petugas satpam itu berlalu.

Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

� Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? �

� Tidak adakah yang lebih tinggi? �

� Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh � �

� Saya ingin tawaran tertinggi � � Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

� Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli.� Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.

Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

� Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? � Kata petugas satpam itu dengan sopan. Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu �

� Berapa? � Tanya pria itu kepada Wanita itu.
� Setinggi-tingginya � Jawab wanita itu dengan tegas.

� Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? � Kata pria itu kepada sang petugas satpam.

� Rp.. 6 juta, tuan �

� Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. �

Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.

� Bagaimana? � tanya pria itu.

� Saya ingin lebih tinggi lagi � � Kata wanita itu.

Petugas satpam itu tersenyum kecut.

� Bawa pergi wanita ini. � Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

� Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? �

� Tentu! �

� Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu � �

� Saya minta yang lebih tinggi lagi � �

Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

� Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. �

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

� Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup? � Terdengar suara pria itu berbicara. Wajah pria itu nampak masam seketika.

� Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang? �

Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu. Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu:

� Pak, apakah anda butuh wanita � ??? �

Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan
wajahnya.

� Ada wanita yang duduk disana, � Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.

�Dia masih perawan.. �

Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.

� Benarkah itu? �

� Benar, pak. �

� Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu � �

� Dengan senang hati. Tapi, pak �Wanita itu minta harga setinggi tingginya. �

� Saya tidak peduli � � Pria itu menjawab dengan tegas.

Pria itu menyalami hangat wanita itu.

� Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah �. � Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

� Mari kita bicara di kamar saja. � Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu. Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar �

� Beritahu berapa harga yang kamu minta? �

� Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit �

� Maksud kamu? �

� Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih �. �

� Hanya itu � �

� Ya �! �

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

� Siapa nama kamu? �

� Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar � � Kata wanita itu.

� Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. �

�Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! �

� Ada ! � Kata pria itu seketika.

� Sebutkan! �

� Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah � � Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

� Saya tidak mengerti � �

� Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar � �

� Dan, apakah bapak ikhlas�? �

� Apakah uang itu kurang? �

� Lebih dari cukup, pak � �

� Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? �

� Silahkan � �

� Mengapa kamu begitu beraninya � �

� Siapa bilang saya berani. Saya takut pak � Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` � Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan � �

� Keyakinan apa? �

� Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita � � Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar. Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:

� Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ��

� Kesadaran� � .. . .

Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.

� Kamu sudah pulang, nak �

� Ya, bu � �

� Kemana saja kamu, nak � ??? �

� Menjual sesuatu, bu � �

� Apa yang kamu jual? � Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum �

Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan �.

� Kini saatnya ibu untuk berobat � �

Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata:

� Tuhan telah membeli yang saya jual� �.

Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi:

� Antar kami kerumah sakit � �

Baca juga artikel ini :

Friday, February 15, 2013
Posted by star5

CERITA DEWASA : SUAMIKU MANDUL, AKU DIHAMILI PRIA LAIN

istri sedih

Cerita ini kutuliskan untuk pembaca, dengan harapan dapat mengambil hikmah. Namaku Surti, usiaku 16 th. Mungkin bagi kalian, usiaku masih belum cukup dewasa untuk menikah, tapi di kampungku, di pelosok kota Jogja, usiaku merupakan usia yang sudah pantas untuk membentuk keluarga. Kata ibuku, sebagai anak perempuan, aku harus segera mempunyai suami sehingga hidupku terjamin, sampai nantinya aku akan melahirkan seorang anak untuknya, meneruskan keturunan keluarga besar Susilo, tuan tanah di desaku.

Ibuku bilang aku adalah orang paling beruntung di desa karena dipersunting oleh orang kaya lagi terhormat. Di pikiranku terbayang sebuah pernikahan yang bahagia, suatu babak hidup yang baru, lembaran baru dan keluarga baru, keluarga besar Susilo. Malam ini, malam pertamaku, malam pernikahanku. Malam ini pula, aku menunggu suamiku membuka pintu kamarku yang sampai sekarang masih tertutup. Beberapa saat kemudian, bunyi pintu kamar yang terkuak menggugah lamunanku. Malam ini, malam pertamaku, malam pernikahanku, kulihat sosok lelaki merengkuhku, merenggut kesucianku yang memang kusediakan untuknya, suamiku.

Namaku Surti, ah bukan, Ny. Susilo. Kemanakah Surti? tiba-tiba aku harus menyandang nama lain yang asing sama sekali bagiku. Kata Ibuku, nama itu cocok kusandang. Namaku Ny. Susilo, usiaku sekarang 21 tahun dan aku belum melahirkan seorang anakpun bagi suamiku. Aku melihat ibu mertuaku sering menatap tajam ke arahku, mulutnya nyinyir, mengeluarkan kotoran kemana ia suka, mengeluarkan bau busuk dimanapun ia berada, di ruang tamu, di dapur, di kamar, di WC, bahkan di rumah tetangga. Bau busuk, hanya itulah yang keluar dari mulutnya dan aku tetap diam, begitu juga suamiku. Suamiku bahkan mulai jarang pulang, bukan aku tidak tahu, kemana ia pergi. Ke kompleks pelacuran, itulah tempat yang paling ia suka.

Kompleks pelacuran? Sejak kapan suamiku punya hobi pergi ke kompleks pelacuran? Setahun yang lalu? dua tahun lalu? Tiga tahun lalu? Empat tahun lalu? Lima tahun lalu? Atau sebelum itu? Anehnya, baik ibu mertuaku atau orang tuaku malah menyalahkan aku. Bagaimana dengan Ayah mertuaku ? lupakanlah, ia sudah mati jauh sebelum aku menikah dengan anaknya. Intinya, akulah yang tidak becus meladeni suami, sehingga suamiku lari ke pelukan pelacur itu. Apa lagi, aku mandul, itulah yang dibilang ibu mertuaku, bau busuk yang ia sebarkan hampir di setiap sudut desa ini. Percayalah, aku tidak mandul, tapi aku sungguh tidak tahu mengapa aku tak kunjung hamil juga. Anehnya, suamiku sama sekali tidak memusingkan hal ini, bukankah keturunan adalah hal yang paling penting dalam hidup manusia? Malam itu suamiku baru saja pulang, entah dari mana, aku pura-pura tidur ketika ia membuka pintu kamar.
�Kau sudah tidur?�

Suamiku menyapaku! Hatiku bahagia sekali, sampai tidak bisa mengucapkan sepatah katapun. Aku membalikkan tubuhku, kutatap matanya dalam-dalam.
�Belum mas� Jawabku. �Mas dari mana?�
Sungguh pertanyaan yang paling konyol yang pernah kuucapkan. Bukankah aku tahu ia baru kembali dari pelukan pelacur itu ?
�Kau tak perlu tahu, yang penting kau harus berpikir bagaimana bisa melahirkan seorang anak untukku!�

Jantungku berdesir, sakit sekali seperti ditusuk dengan ribuan paku, bukan, lebih dari ribuan paku. Aku membenamkan kepalaku dalam bantal, menangis tanpa suara, suara yang tak pernah kumiliki walau sekedar untuk mengeluarkan isi otakku. Aku tak pernah mempunyai suara. Selanjutnya, hari-hariku seperti neraka saja, seluruh penduduk desa bergunjing tentang aku, bahwa aku mandul, perempuan yang tidak sempurna. Aku juga melihat pelacur itu selalu ceria, senyumnya membuat hatiku semakin terluka, seperti disayat sembilu. Pelacur itulah, yang tidur dengan suamiku setiap malam, setiap malam sebelum suamiku menjamah tubuhku. Ia membayar pelacur itu tiap malamnya, sedangkan aku harus melayaninya seumur hidupku tanpa bayaran, kecuali makian yang kudapat dari ibunya dan suamiku sendiri. Inikah hidup baru yang dulu aku bayangkan? Yang kuimpikan dan kuidamkan? TIDAK dan tentu saja aku takkan tinggal diam, karena aku adalah Surti.

�Dasar pelacur!� Teriakku pada perempuan yang sekarang berdiri di depanku. Hari itu aku tak bisa menahan diri untuk menemui perempuan itu di kompleks pelacuran.
�Pelacur? Yah tentu saja aku pelacur dan asal kau tahu Ny. Susilo, aku bangga dengan profesiku.�
Mukaku memerah karena marah. Kuremas tanganku, ingin rasanya kutempeleng wajahnya.
�Kau telah merebut suamiku, kau memang perempuan murahan!�
�Merebut? Suamimu sendiri yang datang padaku dan melayaninya adalah tugasku. Kau salah alamat Ny. Susilo, kau harusnya mendamparat suamimu karena ia tidak setia, bukan kepadaku!�
�Plak!�
Aku menampar wajah perempuan itu, amarah tergambar jelas di wajahku. Namun aku sungguh tak menyangka ia membalas tamparanku, bahkan lebih keras dari tamparanku.
�Aku memang pelacur, tapi takkan kubiarkan satu orangpun melecehkan harga diriku�
Aku tertawa keras, berani sekali pelacur ini ngomong soal harga diri.
�Kau pikir kau lebih berharga dari aku, Nyonya? Katakan padaku apakah suamimu menghargaimu?�

Aku tediam, tiba-tiba saja aku tak punya lagi kata-kata. Aku sudah kalah dan aku pergi dari pelacur itu dengan kekalahan. Ya, kekalahan telak seorang istri tuan tanah yang terhormat. Air mataku mengalir deras, sesaat aku berpikir apakah gunanya aku hidup. Toh aku bukan istri sempurna. Malam itu aku menunggu suamiku pulang, kali ini aku tidak berpura-pura tidur, tak kupejamkan mataku walaupun sejenak. Akhirnya suamiku pulang, kuhirup bau bandannya, bau parfum pelacur itu.
�Kau baru dari pelacur itu?� Tanyaku dan aku sangat terkejut dengan keberanianku menanyakan hal itu padanya.
�Iya.�

Hatiku luluh lantak mendengar jawaban yang jujur itu, aku berharap ia berbohong, sungguh aku ingin kebohongan yang manis walau beracun.
�Kau mengkhianati aku, mas.�
�Aku mencintai Widuri.�
Sungguh, aku berharap apa yang diucapkannya barusan adalah kebohongan tapi aku melihat kejujuran di mata itu.
�Aku menikahimu untuk melahirkan anak-anakku, tapi kau tak kunjung hamil juga.�
�Aku baru saja berpikir apa kau pantas menjadi ayah dari anakku kelak!�
Mata itu menatapku terkejut, akhirnya aku bersuara, akhirnya suaraku berguna juga.
�Lancang!� Teriak suamiku sambil menempeleng aku, darah segar keluar dari sudut bibirku. Aku tidak menangis, tidak, aku bersumpah takkan ada lagi setetes air matapun untuknya. Suamiku beranjak pergi dari kamarku, malam itu ia tidak kembali.

Lelaki itu sedang duduk di ruang tamu dan menatapku penuh senyum, menyapaku penuh kerinduan. Andi adalah teman sepermainanku sejak kecil, terakhir aku bertemu dengannya adalah di hari pernikahanku.
�Gimana kabarmu Ti?�
�Baik, mas sendiri?� kataku balas bertanya
�Aku jadi buruh di Jakarta, hidup di Jakarta ternyata sulit Ti�
�Namanya juga kota besar mas�
�Aku kembali ke sini justru karena aku dipecat, situasi pabrik kacau, sebagian besar buruh dipecat dengan alasan kesulitan keuangan, kami para buruh menggalang aksi mogok sampai berhari-hari karena nasib kami nggak jelas. Eh, pemilik perusahaan malah minggat entah kemana.�

Aku tertegun sesaat, jadi buruh ternyata tak lebih baik dari pada jadi petani.
�Kami, para buruh ditelantarkan begitu aja, pemerintah juga tidak melakukan tindakan apapun terhadap nasib kami.�
�Sudahlah mas, terima aja, mungkin emang nasibmu lagi apes. Nggak usah macem-macem mas entar nasib kamu kayak Marsinah gimana?� Kataku ngeri dengan kisah Marsinah yang mati karena dia terlalu vokal.
�Pokoknya aku nggak mau tahu Ti, kita emang miskin, tapi jangan diem aja kalo diperlakukan sewenang-wenang.�

Aku diam aja, Andi emang sulit diajak ngomong kalo udah pakai kata �pokoknya�, sulit diganggu gugat. Aku tak mau ambil pusing dengan masalahnya, yang jelas aku sudah memberi nasihat padanya. Andi berniat tinggal di desa selama beberapa bulan, kami memang cukup dekat, bahkan ia pernah mau melamarku, namun ia tidak punya keberanian yang cukup untuk itu. Apalah artinya seorang pemuda miskin bila dibandingkan dengan mas Joko yang seorang tuan tanah.

Aku tercenung sesaat ketika kutemukan selembar surat hasil pemeriksaan dari Dokter. Kupikir suamiku sakit tapi ternyata aku salah, suamiku sama sekali tidak sakit. Surat itu menyatakan bahwa suamiku mandul! Hatiku bahagia sekaligus marah, suamiku yang mandul bukan aku! Aku ingin berteriak pada semua orang bahwa aku tidak mandul bahwa suamikulah yang mandul. Aku ingin mengatakan pada ibu mertuaku yang nyinyir itu bahwa aku tidak mandul, bahwa anaknyalah yang mandul. Aku akan membuktikan pada semua orang bahwa aku tidak mandul. Aku tertawa, namun sesungguhnya aku menangis, yah aku menangis.

Suamiku menatapku heran, ia terpana dengan surat pemeriksaanku dari dokter yang menyatakan aku telah hamil dua bulan, wajahnya pucat pasi namun aku merasakan kemenangan dalam hatiku.

�Aku telah membuktikan bahwa aku tidak mandul� kataku. �Dan kau tak sanggup membuktikan bahwa kau cukup subur untuk membuatku hamil.�
Aku melihat dengan jelas wajah suamiku memerah, entah karena malu atau marah. Mungkin keduanya.
�Dengan siapa kau mengandung, anak siapa bayi yang kau kandung,� tanya suamiku dengan suara gemetar.
�Apakah itu penting? Bukankah keluargamu menginginkan keturunan? Dengarkan aku, Joko Susilo, kau akan merawat, mengasuh darah daging orang lain dan anak ini akan menjadi satu-satunya pewaris dari kekayaanmu.�
Inilah hari kemenanganku. Aku tak peduli lagi dengan perselingkuhan yang dilakukannya dengan Widuri, pelacur iru. Aku tak peduli. Suamiku harus menutupi kenyataan dari semua orang, termasuk ibunya bahwa dia mandul dan ia terpaksa menerima darah daging orang lain sebagai pewarisnya.

Inilah pernikahanku. Sebuah pernikahan yang pernah aku idamkan sebagai pernikahan yang penuh kebahagiaan namun ternyata penuh kemunafikan. Aku telah mengandung dan semua gunjingan pun berakhir.

Ibu mertuaku begitu bahagia, tanpa ia tahu bahwa bayi yang kukandung bukanlah darah dagingnya. Semua keluarga begitu bahagia kecuali suamiku. Namaku Surti, sebagai seorang perempuan aku harus menjaga kesucianku, sebagai seorang istri aku harus mengabdi, menjaga kesetiaanku pada suamiku dan sebagai seorang ibu aku harus mengasuh anakku siang dan malam. Yah, itulah aku dan untuk semua itu hanya ada satu alasan, karena aku adalah seorang perempuan. Namaku Surti, dan saat ini aku berada di stasiun Lempuyangan, begitu banyak orang lalu lalang, melepas kepergian salah satu keluarga mereka, mungkin suami mereka. Dan aku berdiri di sini melepas kepergian kekasihku, Andi.

Sumber : http://properti.kompas.com. Penulis : Dian Septi Trisnanti, SS, lahir pada 20 September, 1983, di Solo. Lulusan Sanata Dharma University, Yogyakarta. Pernah bergabung di LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), LMND-PRM (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi-Politik Rakyat Miskin), Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika, Aliansi Jurnalis Independen.
Tuesday, February 12, 2013
Posted by star5

DOWNLOAD CONTOH SKRIPSI

Tahukah anda bahwa tantangan terbesar mahasiswa adalah membuat skirpsi. Ada banyak mahasiswa yang gagal menyelesaikan kuliah alias drop out hanya karena skripsi.
 
Untuk itu uat anda yang sedang menyusun skripsi mungkin file contoh skripsi ini dapat sedikit berguna. Dapat dijadikan sebagai contoh dalam pembuatan skripsi.

Dokumen skripsi ini berbentuk file PDF. Namun anda bisa mengubahnya (konversi) dengan PDF Konverter seperti Nitro PDF..

Sebenarnya susunan atau kerangka sebuah skripsi sudah ada format standarnya. Mulai dari pendahuluan, latar belakang, isi hingga penutup. Umumnya dalam membuat skripsi bagian tersulitnya adalah di bagian isi. Kalau bagian pendahuluan dan penutup biasanya relatif tidak terlalu susah.

Oh yah ada tips buat anda yang sedang menyusun skripsi. Rajin dan bersabarlah konsultasi dengan dosen pembimbing. Rajin artinya anda harus sering-sering konsultasi dengan mereka. Sabar artinya, biasanya satu dosen pembimbing biasanya menangani beberapa mahasiswa. Jadi perlu kesabaran khususnya masalah waktu untuk bertemu dengan dosen pembimbing.

Bagian-bagian skripsi ini sudah dibuat dengan tata urut dan tulisan yang benar. Bila anda berminat silahkan download pada link di bawah ini!


 
Sunday, February 10, 2013
Posted by star5

KALKULATOR SEKS : SEBERAPA KUAT STAMINA ANDA.


Yang dimaksud dengan Kalkulator Seks disini adalah perhitungan mengukur durasi atau waktu yang anda perlukan dalam berhubungan seks. Apakah masih dibatas normal, kurang atau atau terlalu lama.

Sebelum anda membaca posting ini lebih lanjut saya mau menjelaskan lebih dahulu bahwa kalkulator ini hanya membuat estimasi secara umum. Jadi hasil perhitungan kalkulator seks di bawah ini tingkat akurasinya hanya berdasarkan perkiraan.

Caranya adalah anda hanya diminta memasukkan umur, lamanya berhubungan intim termasuk pemanasan (foreplay) maka kalkulator akan menganalisa dan memberi anda saran.

Oke, karena script kalkulator ini masih sulit saya masukkna di blog saya, silahkan langsung saja menuju situs pembuatnya. Situs Kalkulator Seks ini sendiri ada dua, yaitu versi bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Klik link di bawah ini untuk masuk ke situsnya.

Thursday, February 7, 2013
Posted by star5

CERITA ANAK TERBARU 2013


Posting kali ini saya mau sharing cerita anak terbaru. Asumsi saya anda adalah para orang tua yang sedang mencari cerita anak terbaru untuk putra putri anda.

Ditengah derasnya arus informasi, khususnya di media televisi dan internet, sebagai orang tua kadang kita tak punya pilihan dalam memberikan bahan bacaan untuk anak-anak kita khususnya anak usia 3 - 12 tahun.

Kadang anak lebih betah menonton kartun ketimbang membaca cerita di buku. Lebih parah banyak anak-anak usia belasan tahun sudah menikmati tayangan sinetron. Bila sinetronnya memang khusus buat anak dan mendidik mungkin tidak jadi masalah.

Yang memprihatinkan adalah sinetron yang tidak masuk akal, sarat dengan adegan kekerasan atau tidak layak dikonsumsi anak.

Oke, dari pada ngelantur saya mau bagikan cerita anak terbaru yang bisa anda download pada link di bawah ini.


Anda juga dapat mendownload kumpulan cerita anak yang sudah pernah saya posting sebelumnya DI SINI dan DI SINI

Untuk mendownload cerita anak bergambar download DI SINI


Sunday, February 3, 2013
Posted by star5

- Copyright © Tribun Dewasa -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -